Update Corona 12 Desember 2020: BPOM AS Izinkan Penggunaan Darurat Vaksin Pfizer

Kompas.com - 12/12/2020, 08:35 WIB
Ilustrasi pengembangan vaksin Covid-19 di Australia dihentikan setelah ditemukan reaksi positif HIV pada partisipan uji coba vaksin. SHUTTERSTOCK/LookerStudioIlustrasi pengembangan vaksin Covid-19 di Australia dihentikan setelah ditemukan reaksi positif HIV pada partisipan uji coba vaksin.

KOMPAS.com - Di pengujung tahun 2020,pandemi virus corona Covid-19 belum terlihat ujungnya.

Bahkan melihat tren kasus di dunia, kasus penularan dan korban meninggal karena penyakit Covid-19 masih terus meningkat. 

Mengutip update data di web Worldometers, Sabtu (12/12/2020), kasus infeksi corona dunia mencapai lebih dari 71 juta kasus (71.405.732).

Dari jumlah itu, kasus aktif sebanyak 20.214.709 dan korban meninggal mencapai 1.600.283 orang, sementara pasien sembuh 49.590.740 orang. 

Baca juga: UPDATE: Bertambah 6.310, Kasus Covid-19 di Indonesia Lewati 600.000

Indonesia

Sejumlah pekerja menggunakan masker berjalan kaki setelah meninggalkan perkantorannya di Jakarta, Rabu (29/7/2020). Klaster perkantoran penularan Covid-19 di Jakarta kini menjadi sorotan. Data resmi hingga Selasa (28/7/2020) kemarin, ada 440 karyawan di 68 perkantoran di Ibu Kota yang terinfeksi virus corona.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Sejumlah pekerja menggunakan masker berjalan kaki setelah meninggalkan perkantorannya di Jakarta, Rabu (29/7/2020). Klaster perkantoran penularan Covid-19 di Jakarta kini menjadi sorotan. Data resmi hingga Selasa (28/7/2020) kemarin, ada 440 karyawan di 68 perkantoran di Ibu Kota yang terinfeksi virus corona.

Data terbaru dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Jumat (11/12/2020) menyebutkan dalam 24 jam terakhir ada penambahan kasus baru infeksi corona sebanyak 6.310 kasus.

Sementara kasus sembuh bertambah sebanyak 4.911, dan kasus meninggal sebanyak 175.

Total atau akumulasi kasus positif Covid-19 di Indonesia pun kini telah melampaui angka 600.000 kasus, tepatnya 605.243 kasus.

Indonesia telah mendatangkan sebanyak 1,2 juta vaksin virus corona Sinovac dari China sebagai tahap awal bagian dari vaksinasi. 

Baca juga: [POPULER TREN] Jadi Gejala Baru Corona, Apa Itu Delirium? | Benarkah Warga yang Masuk Kota Solo Akan Dikarantina?

Perancis

Perdana Menteri Perancis Jean Castex, mengumumkan pihaknya akan memberlakukan jam malam, dimulai pukul 20.00-06.00, mengingat penularan virus corona di negara tersebut kian mengkhawatirkan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X