Apple dan Google Buat Aplikasi Pelacakan Covid-19 untuk Warga California

Kompas.com - 08/12/2020, 14:28 WIB
Ilustrasi Covid-19, virus corona, pasien Covid-19, pasien infeksi virus corona ShutterstockIlustrasi Covid-19, virus corona, pasien Covid-19, pasien infeksi virus corona
|

KOMPAS.com – Dua perusahaan teknologi raksasa, Apple Inc. dan Alphabet Inc. Google, membuat aplikasi tracing atau pelacakan kasus virus corona.

Aplikasi tersebut diperuntukkan bagi warga di California, Amerika Serikat.

Melansir Reuters, Selasa (8/12/2020), aplikasi pelacakan Covid-19 ini dapat digunakan oleh warga California mulai Kamis (10/12/2020).

Mereka dapat mengaktifkan notifikasi dari menu pengaturan pada iPhone, untuk pengguna produk Apple. Sedangkan, untuk pengguna android, dapat mengunduh CA Notify App di Google Play Store.

Kedua aplikasi tersebut memanfaatkan bluetooth antarperangkat untuk mengetahui seberapa dekat pengguna gadget dengan pengguna lain yang merupakan pasien Covid-19.

Baca juga: Update Corona Global: 67 Juta Infeksi | Program Vaksinasi Covid-19 di Brasil

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cara kerja aplikasi tersebut adalah, seseorang yang dites dan hasilnya positif Covid-19 dapat menekan sebuah tombol pada aplikasi.

Tindakan itu akan mengirim notifikasi ke orang lain yang pernah bersinggungan untuk melakukan tes atau isolasi diri.

Meki begitu, pengguna tidak perlu merasa khawatir dengan masalah privasi, karena aplikasi ini tidak menyertakan data diri seperti nama dan kapan terjadinya paparan virus corona.

Dalam beberapa bulan terakhir, aplikasi tersebut telah dicoba oleh 6 juta orang di 21 negara bagian AS.

Selain California, warga Colorado dan New York juga dapat menggunakan aplikasi pelacakan virus corona tersebut.

Ke depan, pemerintah California berharap aplikasi ini bisa diterapkan diseluruh negara bagian AS.

Sementara itu, dilansir The Verge pada Senin (7/12/2020), untuk menjalankan aplikasi ini dibutuhkan smartphone dengan perangkat lunak setara atau di atas dari iOS 14.2 atau android 6.0.

CEO Apple Tim Cook dan CEO Alphabet Sundar Pichai saling mentwit terkait aplikasi pelacakan Covid-19 tersebut.

Baca juga: Cerita Pemuda Depok Pembuat Google Doodle Noken Papua

Meski begitu, para pakar kesehatan menyayangkan keterlambatan pemanfaatan teknologi tersebut untuk menekan penyebaran virus corona.

Baca juga: Apple Didesak Jual iPhone 12 Disertai Charger


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X