342 Nakes Meninggal Dunia, IDI: Kematian karena Covid-19 Itu Nyata

Kompas.com - 05/12/2020, 18:33 WIB
Ilustrasi dokter KOMPAS.COM/millionsjokerIlustrasi dokter

KOMPAS.com - Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia ( IDI) merilis pembaruan data tenaga medis yang meninggal dunia akibat Covid-19.

Sejak kasus pertama di Indonesia pada Maret hingga saat ini, 5 Desember 2020, tercatat total 342 petugas medis dan kesehatan yang meninggal dunia.

Ratusan petugas medis yang meninggal itu terdiri dari 192 dokter, 14 dokter gigi, dan 136 perawat.

Ketua Umum Tim Mitigasi Pengurus Besar IDI (PB IDI) Adib Khumaidi mengatakan, angka kematian tenaga kesehatan naik hingga tiga kali lipat dalam kurun waktu seminggu pertama pada Desember 2020.

"PD IDI mengimbau, agar meski ada masyarakat yang tidak percaya adanya Covid-19, namun mohon agar tetap menjalankan protokol kesehatan agar tidak membahayakan orang lain," ujar Adib kepada Kompas.com, Sabtu (5/12/2020).

IDI juga mengimbau masyarakat agar menghindari kegiatan berkerumun dan atau yang melibatkan orang banyak, serta tetap menjalankan protokol kesehatan.

Terkait tingginya angka kematian tenaga kesehatan dan bertambahnya angka kasus harian di Indonesia, Adib mengatakan, hal ini menjadi pengingat para tenaga medis untuk tetap waspada dan selalu menggunakan APD dalam menjalankan tugas.

Baca juga: IDI: Jika Pilkada Berlanjut, Sekolah Tatap Muka Sebaiknya Ditunda

Virus corona nyata

Sementara itu, secara terpisah, Divisi Advokasi dan Hubungan Eksternal Tim Mitigasi PB IDI, Dr Eka Mulyana, SpOT(K) menekankan, virus corona itu nyata, meski ada yang belum memercayainya, dan percaya pada teori konspirasi.

Faktanya, banyak yang meninggal dunia karena infeksi virus corona. 

"Kami berharap apabila Anda termasuk orang yang tidak mempercayai adanya Covid ini, namun janganlah mengorbankan keselamatan orang lain dengan ketidakpercayaan tersebut," ujar Eka saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (5/12/2020).

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X