Sejumlah Petugas Medis di AS Enggan Jadi Pihak Pertama yang Terima Vaksin Covid-19

Kompas.com - 03/12/2020, 14:03 WIB
Ilustrasi vaksin. GETTY IMAGES via BBC INDONESIAIlustrasi vaksin.

KOMPAS.com - Petugas medis di Amerika Serikat akan berada pada baris pertama untuk menerima vaksinasi virus corona.

Akan tetapi, sejumlah petugas medis mengaku skeptis dengan vaksin yang dikembangkan dalam waktu singkat, meski telah mendapat jaminan dari Badan Makanan dan Obat (FDA) AS.

"Saya pikir saya akan mengambil vaksin nanti, saat ini saya sedikit curiga," kata perawat bernama Yolanda Dodson, dikutip dari AFP, Kamis (3/12/2020).

Dodson bekerja di Rumah Sakit Montefiore, New York City, dan menghabiskan musim semi di jantung pertarungan melawan Covid-19.

Meski laporan studi vaksin sejauh ini menjanjikan, Dodson menilai, belum cukup data untuk mendukung klaim itu.

"Kita harus berterima kasih kepada mereka yang bersedia tunduk mengambil risiko itu untuk berpartisipasi dalam studi. Ini keputusan yang sangat pribadi," terang dia.

Baca juga: Vaksin Pfizer dan BioNTech Dinilai Aman, Akan Digunakan di Inggris 

Senada dengan Dodson, Diana Torres, seorang perawat di Rumah Sakit Manhattan juga merasa curiga terhadap vaksin yang dikerjakan secara terburu-buru untuk mendapatkan persetujuan di bawah pemerintahan Donald Trump.

"Ini adalah vaksin yang dikembangkan dalam waktu kurang dari satu tahun, disetujui di bawah administrasi dan badan pemerintah yang membiarkan virus menyebar seperti api," kata Torres.

"Mereka tidak punya cukup waktu dan orang untuk mempelajari vaksin itu. Kali ini saya akan lewat dan melihat bagaimana itu terungkap," lanjutnya.

Data dari uji klinis menunjukkan, vaksin dari Pfizer/BioNTech dan Moderna memiliki tingkat efektivitas mencapai sekitar 95 persen.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X