[HOAKS] Informasi Singkatan Covid-19 dan Implan Barcode

Kompas.com - 30/11/2020, 13:02 WIB
Ilustrasi hoaks, hoax ShutterstockIlustrasi hoaks, hoax
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

Penjelasan

Beredarnya singkatan keliru mengenai Covid-19 tidak kali ini saja terjadi. Beberapa bulan silam, tersiar narasi Covid-19 merupakan kependekan dari Certificate of Vaccination Identification with Artificial Intelligence.Klaim ini pernah ditulis Kompas.com dalam artikel ini.

Badan kesehatan dunia WHO memperkenalkan istilah Covid-19 pada Februari 2020. CO merujuk pada corona, "VI" mengacu pada virus, dan "D" merujuk pada "disease" atau penyakit.

Director-General WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan pihaknya harus menemukan sebuah nama yang tidak merujuk pada lokasi geografis, hewan, individu atau kelompok orang, dan nama yang bisa diucapkan dan berhubungan dengan penyakit.

"Memiliki nama penting untuk mencegah penggunaan nama lain yang mungkin tidak akurat atau menstigmatisasi. Ini juga memberi kami format standar untuk digunakan bagi setiap wabah virus corona di masa depan," kata Tedros, dalam situs web WHO, 11 Februari 2020.

Sementara, pada klaim bahwa barcode Covid-19 akan diimplankan di tubuh manusia senada dengan narasi sebelumnya soal implan mikrochip ke dalam tubuh.

Narasi tersebut awalnya berasal dari kutipan pernyataan Bill Gates soal sertifikat digital. Gates memaksudkan sertifikat digital sebagai quatum-do tattoos yang dapat ditanamkan manusia.

Mengutip FactCheck.org, sertifikat digital yang disebut Gates merujuk pada sertifikat digital sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan platform digital yang akan memperluas pengujian Covid-19 yang dilakukan sendiri di rumah.

Dengan platform digital itu dapat diketahui lokasi pengujian Covid-19 serta lokasi warga yang terinfeksi positif Covid-19 sehngga dapat diperkuat jarak sosial.

Maka, narasi bahwa ada mikrochip atau barcode yang dimasukkan ke dalam tubuh tidak benar.

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta Kompas.com, Covid-19 adalah akronim dari Certification of Vaccination Identification 2019 tidak benar.

Sementara, narasi bahwa Covid-19 adalah barcode yang diimplankan di tubuh manusia, sama dengan narasi penanaman mikrochip, tidak berdasar.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X