Ini Daftar Top 21 Inovasi Pelayanan Publik Penanganan Covid-19

Kompas.com - 27/11/2020, 17:33 WIB
Peneliti Lintas Ilmu di UI Buat Bilik Swab Test COVID-19 untuk Keamanan Tenaga Kesehatan saat Pengambilan Sampel Dok. UIPeneliti Lintas Ilmu di UI Buat Bilik Swab Test COVID-19 untuk Keamanan Tenaga Kesehatan saat Pengambilan Sampel

KOMPAS.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah mengumumkan Top 21 Inovasi Pelayanan Publik Penanganan Covid-19.

Penghargaan itu diumumkan oleh Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa, melalui live streaming melalui kanal YouTube Kementerian PANRB pada 26 Agustus 2020.

Menurut keterangan tertulis Kementerian PANRB yang diterima Kompas.com, Jumat (27/11/2020), pengumuman tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri PANRB Nomor 246/2020 tentang Top 21 Inovasi Pelayanan Publik Penanganan Covid-19.

Kementerian PNRB menghimpun inovasi-inovasi yang ada di masyarakat hingga 30 Juni 2020. Totalnya ada 1.204 inovasi dari tujuh klaster instansi.

Berikut ini rinciannya:

  1. Kementerian/lembaga sebanyak 141 inovasi
  2. Pemerintah provinsi sebanyak 168 inovasi
  3. Pemerintah kabupaten sebanyak 403 inovasi
  4. Pemerintah kota sebanyak 200 inovasi
  5. Perguruan tinggi sebanyak 98 inovasi
  6. Perusahaan swasta dengan 50 inovasi
  7. Masyarakat sipil sebanyak 144 inovasi.

Dari ketujuh klaster tersebut dipilih masing-masing 3 inovasi sebagai unggulan.

Baca juga: Bilik Tes Swab UI Masuk Top 21 Inovasi Penanganan Covid-19

Sementara, untuk persentase inovasi berdasarkan kategori, yaitu kategori Ketangguhan Masal sebesar 45 persen, kategori Cepat Tanggap sebesar 39 persen, dan kategori Pengetahuan Publik sebesar 16 persen.

Diah mengatakan, ada dua cara untuk menghimpun inovasi-inovasi tersebut, yaitu melakukan pencarian inovasi melalui media sosial, serta memberitahu instansi pemerintah dan masyarakat melalui pengumuman.

“Kami menggunakan dua cara, yaitu dengan melakukan pencarian inovasi melalui media sosial, dan dengan melakukan pengumuman kepada instansi pemerintah, lembaga masyarakat, dan perorangan untuk mendaftarkan inovasinya pada aplikasi Jaringan Inovasi Pelayanan Publik Nasional (JIPPNAS),” kata dia.

Inovasi pelayanan publik penanganan Covid-19 tersebut dibagi menjadi tiga kategori diantaranya yakni, kategori Respons Cepat Tanggap atau Quick Wins, kategori Pengetahuan Publik atau Public Knowledge, serta kategori Ketangguhan Masal (Massive/Social Resilience).

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X