Kompas.com - 27/11/2020, 09:03 WIB
Komite Nobel Norwegia telah memutuskan untuk memberikan Hadiah Nobel Perdamaian 2020 kepada Program Pangan Dunia (WFP) pada hari Jumat 9 Oktober 2020. AP/Fernando VergaraKomite Nobel Norwegia telah memutuskan untuk memberikan Hadiah Nobel Perdamaian 2020 kepada Program Pangan Dunia (WFP) pada hari Jumat 9 Oktober 2020.

KOMPAS.com - Hari ini 125 tahun lalu, tepatnya 27 November 1895, Alfred Bernhard Nobel yang merupakan seorang ilmuwan asal Swedia sekaligus penemu dinamit menandatangani surat wasiatnya di Swedish-Norwegian Club di Paris.

Dikutip dari laman Nobel Prize, isi surat wasiat itu baru diketahui setelah kematian Nobel pada 10 Desember 1896.

Namun, isi surat wasiat itu segera menjadi kontroversi, baik di Swedia maupun di tingkat internasional.

Sebab, Nobel mewariskan sebagian besar harta kekayaan yang diperoleh semasa hidupnya untuk membuat penghargaan tahunan yang dikenal sebagai Hadiah Nobel.

Pada saat itu, keluarga Nobel menolak adanya anugerah Hadiah Nobel, dan para pemenang yang ditunjuk menolak menerima hadiah yang telah diwasiatkan itu.

Setelah lima tahun berselang, pada 10 Desember 1901, Hadiah Nobel pertama akhirnya bisa dianugerahkan kepada para pemenang yang berhak menerima.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Menristek: Naik Level, Habibie Prize Dirancang Layaknya Nobel

Hadiah Nobel

Dilansir Britannica, dalam surat wasiatnya, Nobel berpesan agar sebagian besar harta kekayaannya digunakan untuk memberi penghargaan bagi mereka yang berjasa kepada umat manusia.

"Kepada mereka yang, dalam tahun-tahun mendatang, akan memberikan manfaat terbesar bagi umat manusia," tulis Nobel.

Dalam surat wasiatnya, Nobel berpesan agar Hadiah Nobel dibagi menjadi lima kategori, yaitu Fisika, Kimia, Kedokteran, Sastra, dan Perdamaian.

Pada 1968, kategori keenam, yakni Hadiah Nobel di bidang ekonomi, diusulkan oleh Bank Swedia, dan dimasukkan sebagai kategori tambahan dalam penghargaan tahunan.

Baca juga: Kisah Unik Ekonom Pemenang Nobel 2020, Tidur Saat Pengumuman Berlangsung

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X