Kemenkeu Buka Lowongan Kerja Sekretaris, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kompas.com - 24/11/2020, 16:45 WIB
Seorang pencari kerja melindungi kepalanya dari sengatan matahari dengan map berisi surat lamaran kerja saat mengantri pada bursa lowongan kerja di Cianjur KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSeorang pencari kerja melindungi kepalanya dari sengatan matahari dengan map berisi surat lamaran kerja saat mengantri pada bursa lowongan kerja di Cianjur

KOMPAS.com - Kementerian Keuangan RI membuka lowongan untuk posisi sekretaris.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari mengatakan lowongan tersebut untuk tenaga honorer dan bukan CPNS.

"Iya betul, itu untuk tenaga honorer," kata Puspa pada Kompas.com, Selasa (24/11/2020).

Puspa mengatakan, lowongan sekretaris untuk tenaga honorer atau Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri itu akan ditempatkan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Semarang I.

Baca juga: [POPULER TREN] Video Viral Oknum Polwan Asyik Nyabu | Informasi Lowongan Kerja di RS UI

Apa saja persyaratannya?

Disebutkan, syarat batas usia yang dicantumkan yakni maksimal 30 tahun. Selain itu disampaikan pula bahwa lowongan ini hanya diperuntukan bagi pelamar perempuan.

Kemudian syarat lainnya adalah sehat jasmani dan rohani.

Sementara untuk pendidikan tidak dibatasi, pendaftar lulusan S1 semua jurusan bisa mendaftar.

Syarat lainnya adalah dapat mengoperasikan komputer (Microsoft Office), di samping juga harus bisa mengendarai kendaraan bermotor.

Pendaftar juga harus berdomisili di Semarang. Kriteria lainnya, pendaftar juga harus jujur, disiplin, dan teliti.

Baca juga: RS UI Buka Lowongan Kerja untuk 7 Posisi, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahaya Produk Makeup Kedaluwarsa, Berikut Cara Cek Tanda-tandanya...

Bahaya Produk Makeup Kedaluwarsa, Berikut Cara Cek Tanda-tandanya...

Tren
Viral Foto Wajah Bengkak karena Makeup Expired, Ini Kisahnya dan Penjelasan Dokter

Viral Foto Wajah Bengkak karena Makeup Expired, Ini Kisahnya dan Penjelasan Dokter

Tren
FaceApp Viral di Tiktok Bisa Ubah Wajah, Apakah Aman Digunakan?

FaceApp Viral di Tiktok Bisa Ubah Wajah, Apakah Aman Digunakan?

Tren
Viral, Video Detik-detik Bus di Temanggung Terguling Setelah Hindari Pengendara Sepeda Motor

Viral, Video Detik-detik Bus di Temanggung Terguling Setelah Hindari Pengendara Sepeda Motor

Tren
4 Poin Penting soal Jaminan Kehilangan Pekerjaan, dari Penerima hingga Manfaatnya

4 Poin Penting soal Jaminan Kehilangan Pekerjaan, dari Penerima hingga Manfaatnya

Tren
Ramai Twit Viral Kristen Gray soal Bali, Ditjen Imigrasi: Dia Punya Izin Tinggal

Ramai Twit Viral Kristen Gray soal Bali, Ditjen Imigrasi: Dia Punya Izin Tinggal

Tren
[HOAKS] Mamuju Harus Dikosongkan karena Akan Ada Gempa Lebih Besar dan Tsunami

[HOAKS] Mamuju Harus Dikosongkan karena Akan Ada Gempa Lebih Besar dan Tsunami

Tren
BLT Subsidi Gaji Tidak Tersalurkan 100 Persen, Ini Kendala dan Kabar Penyaluran Tahun 2021

BLT Subsidi Gaji Tidak Tersalurkan 100 Persen, Ini Kendala dan Kabar Penyaluran Tahun 2021

Tren
Vaksinasi Covid-19, Harapan, dan Pijakan Kaki

Vaksinasi Covid-19, Harapan, dan Pijakan Kaki

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Gayus Tambunan Divonis 7 Tahun Penjara

Hari Ini dalam Sejarah: Gayus Tambunan Divonis 7 Tahun Penjara

Tren
Update Covid-19 di Dunia 19 Januari: 95 Juta Kasus | WHO: Dunia di Ambang 'Bencana Moral'

Update Covid-19 di Dunia 19 Januari: 95 Juta Kasus | WHO: Dunia di Ambang "Bencana Moral"

Tren
Terjadi Bencana di Sulbar dan Kalsel, Bagaimana Program Vaksinasi di Sana?

Terjadi Bencana di Sulbar dan Kalsel, Bagaimana Program Vaksinasi di Sana?

Tren
Berhati-hatilah di Saat Pegang Palu Kekuasaan

Berhati-hatilah di Saat Pegang Palu Kekuasaan

Tren
Menurut WHO, Ini 3 Alasan Penting Mengetahui Asal-Usul Virus Corona

Menurut WHO, Ini 3 Alasan Penting Mengetahui Asal-Usul Virus Corona

Tren
Penting Disimak, Ini yang Perlu Disiapkan Jika Terjadi Bencana Alam

Penting Disimak, Ini yang Perlu Disiapkan Jika Terjadi Bencana Alam

Tren
komentar
Close Ads X