Hari Ini dalam Sejarah: Presiden Rene Mouawad Tewas dalam Ledakan Bom di Beirut

Kompas.com - 22/11/2020, 09:10 WIB
Ilustrasi ledakan di Beirut, Lebanon AP PHOTO/HUSSEIN MALLAIlustrasi ledakan di Beirut, Lebanon

KOMPAS.com - Hari ini, 31 tahun yang lalu, tepatnya pada 22 November 1989, Presiden Lebanon Rene Mouawad tewas saat sebuah bom meledak di sebuah jalan di Beirut Barat saat iring-iringan mobilnya lewat. 

Saat itu, ia baru menjabat sebagai presiden selama 17 hari.

Bom tersebut meledak pada pukul 13.45 waktu setempat di Bustros Bolevard di distrik Sanayeh. 

Saking kuatnya, limusin Mercedes antipeluru yang dikendarai presiden terlempar dari jalan. 

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Presiden AS John F Kennedy Tewas Ditembak

Kronologi

Melansir AP, 23 November 1989, seorang juru bicara polisi mengatakan, Mouawad tewas seketika dalam ledakan tersebut.

Ledakan ini terjadi beberapa menit setelah presiden mengadakan acara perayaan Hari Kemerdekaan Lebanon.

Dalam peristiwa tersebut, sedikitnya 23 orang lainnya dilaporkan tewas, termasuk 10 pengawal Mouawad.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: John F Kennedy Terpilih sebagai Presiden Termuda AS

Sementara, dua tokoh pemerintah lainnya, Perdana Menteri Selim al-Hoss (muslim Sunni) dan Juru Bicara Parlemen Hussein al-Husseini (muslim Syiah) berada di dalam mobil di belakang presiden.

Mereka dapat lolos dan selamat dari ledakan maut tersebut.

Sebelumnya, sempat dilaporkan bahwa Mouawad tidak terluka dalam ledakan tersebut. Juru bicara polisi pun menolak mengatakan alasan laporan awal itu. 

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X