Kompas.com - 22/11/2020, 06:05 WIB
Ilustrasi hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat memicu gagal jantung. SHUTTERSTOCK/Shine NuchaIlustrasi hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat memicu gagal jantung.
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi mungkin dialami sebagian besar orang.

Tekanan darah tinggi adalah kondisi di mana tekanan darah berada pada nilai 130/80 mmHg atau lebih.

Jika tidak ditangani dengan tepat, hipertensi dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, gangguan ginjal, dan kebutaan.

Mengelola tekanan darah tinggi, biasanya dilakukan dengan mengonsumsi obat-obatan, seperti penghambat enzim pengubah anglotensin (ACE) dan penghambat saluran kalsium.

Baca juga: Simak, Ini 15 Makanan yang Sebaiknya Dihindari agar Sistem Imun Kuat

Banyak perubahan pola makan dan gaya hidup juga dapat menurunkan tekanan darah dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Adapun tekanan darah tinggi memiiki satu dari tiga hal berikut, yaitu

  • Tekanan darah sistolik atau angka teratas lebih dari 130 mm Hg
  • Tekanan darah diastolik atau angka bawah lebih dari 80 mm Hg
  • Nilai sistolik dan diastolik di atas level tersebut

Faktanya, penelitian menunjukkan, beberapa bumbu dan rempah-rempah dapat menurunkan tingkat tekanan darah.

Meski begitu, pastikan berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan sebelum menggunakan beragam herbal yang dapat menurunkan tekanan darah.

Baca juga: 9 Dampak Stres pada Kesehatan Tubuh, dari Sebabkan Sakit Jantung hingga Rusak Kehidupan Seks

Berikut setidaknya delapan bahan herbal yang dapat digunakan melansir Healthline.

1. Basil

Basil, dengan nama latin Ocimum basilicum merupakan ramuan beraroma yang tersedia dalam berbagai bentuk.

Ramuan ini populer dalam pengobatan alternatif karena kaya akan berbagai senyawa kuat.

Basil manis mengandung eugenol tinggi.

Penelitian telah mengaitkan antioksidan nabati ini dengan banyak manfaat kesehatan, termasuk menurunkan tekanan darah.

Baca juga: Mengenal Viagra Himalaya, Jamur yang Dipercaya untuk Obat Kuat hingga Antitumor

Studi menunjukkan, eugenol dapat membantu mengurangi tekanan darah dengan bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami.

Penghambat saluran kalsium mencegah pergerakan kalsium ke dalam sel jantung dan arteri, memungkinkan pembuluh darah rileks.

Sementara penelitian pada hewan menunjukkan, ekstrak selasih membantu mengendurkan pembuluh darah dan mengencerkan darah, yang pada gilirannya membantu menurunkan tekanan darah.

Meski begitu, masih diperlukan lebih banyak penelitian terkait kemampuan basil menurunkan tekanan darah pada manusia.

Baca juga: Makanan yang Harus Dihindari Penderita Penyakit Jantung, Apa Saja?

2. Peterseli

Peterseli atau Petroselinum crispum mengandung berbagai senyawa, seperti vitamin C dan karotenoid makanan, yang dapat menurunkan tekanan darah.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Video Bungkus Mi Disobek Diduga Mencari Photocard NCT

Viral, Video Bungkus Mi Disobek Diduga Mencari Photocard NCT

Tren
Tak Selamanya Jelek, Ini Sisi Positif dari Bergosip Menurut Penelitian Ilmiah

Tak Selamanya Jelek, Ini Sisi Positif dari Bergosip Menurut Penelitian Ilmiah

Tren
Ghozali Sudah Punya NPWP, Bagaimana Cara Membuat NPWP bagi Pemula?

Ghozali Sudah Punya NPWP, Bagaimana Cara Membuat NPWP bagi Pemula?

Tren
Sosok Ahmad Afi, Pesepak Bola Asal Surabaya yang Tak Bisa Ikut Seleksi Timnas U-16 karena Sakit Kronis

Sosok Ahmad Afi, Pesepak Bola Asal Surabaya yang Tak Bisa Ikut Seleksi Timnas U-16 karena Sakit Kronis

Tren
Penerimaan Siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) 2022 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Penerimaan Siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) 2022 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Tren
Gejala Reaksi Alergi terhadap Anjing dan Kucing yang Mungkin Tak Kita Sadari

Gejala Reaksi Alergi terhadap Anjing dan Kucing yang Mungkin Tak Kita Sadari

Tren
Mengenal Apa itu Pestisida dan Peruntukannya

Mengenal Apa itu Pestisida dan Peruntukannya

Tren
Cara Memindah Kepesertaan BPJS Kesehatan Mandiri ke BPJS Ketenagakerjaan

Cara Memindah Kepesertaan BPJS Kesehatan Mandiri ke BPJS Ketenagakerjaan

Tren
BUMN Konstruksi PT Brantas Abipraya Buka Lowongan Kerja, Cek Syaratnya!

BUMN Konstruksi PT Brantas Abipraya Buka Lowongan Kerja, Cek Syaratnya!

Tren
UPDATE Virus Corona Global 26 Januari 2022: Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi Terjadi di DKI Jakarta | Inggris Longgarkan Aturan Terkait Covid-19

UPDATE Virus Corona Global 26 Januari 2022: Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi Terjadi di DKI Jakarta | Inggris Longgarkan Aturan Terkait Covid-19

Tren
Jangan Sering Berlari ke Comfort Food Ketika Sedih, Ada Risikonya

Jangan Sering Berlari ke Comfort Food Ketika Sedih, Ada Risikonya

Tren
Ramai soal Pendaftaran CPNS 2022 Berbayar Kuota Terbatas, Ini Kata BKN

Ramai soal Pendaftaran CPNS 2022 Berbayar Kuota Terbatas, Ini Kata BKN

Tren
Ingin Buat Kitchen Set, Pilih Bahan Multipleks atau Kayu Jati Belanda?

Ingin Buat Kitchen Set, Pilih Bahan Multipleks atau Kayu Jati Belanda?

Tren
Kenapa Kita Mudah Marah dan Pembuat Rasa Pilu di Hari Valentine

Kenapa Kita Mudah Marah dan Pembuat Rasa Pilu di Hari Valentine

Tren
Mengenal Penyakit Kusta, Penyebab, dan Seberapa Parah Bisa Menularkan

Mengenal Penyakit Kusta, Penyebab, dan Seberapa Parah Bisa Menularkan

Tren
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.