Mengenal Perjanjian Kerja, PKWT, dan PKWTT...

Kompas.com - 20/11/2020, 17:05 WIB
Ilustrasi PHK akibat Covid-19 Shutterstock/Blue Planet StudioIlustrasi PHK akibat Covid-19

KOMPAS.com -  Perjanjian kerja adalah salah satu hal yang paling penting diperhatikan saat menerima sebuah tawaran pekerjaan.

Perjanjian kerja antara pekerja/buruh dengan pengusaha atau pemberi kerja memuat syarat-syarat, hak, dan kewajiban para pihak.

Hubungan kerja sendiri dapat terjadi karena adanya perjanjian kerja antara pengusaha dan pekerja/buruh tersebut. 

Untuk itu, sebelum menjalin hubungan kerja, pastikan telah membaca dan memahami isi perjanjian kerja secara cermat.

Baca juga: Kena PHK, Bisakah Mengajukan Pencairan Dana JHT ke BPJamsostek?

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, berikut adalah sejumlah hal yang perlu dipahami:

Baca juga: Tak Hanya Pekerja, Korban PHK Juga Berhak Dapat Bantuan Subsidi Upah, Ini Caranya...

Perjanjian kerja

Perjanjian kerja dibuat atas dasar:

  • Kesepakatan kedua belah pihak (konsensus)
  • Kemampuan/kecakapan melakukan perbuatan hukum (cacat hukum)
  • Adanya pekerjaan yang diperjanjikan (objek tertentu)
  • Pekerjaan yagn diperjanjikan tidak bertentangan ketertiban umum, kesusilaan, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku

Baca juga: Lebih dari 2 Juta Pekerja Di-PHK, Berikut Cara Klaim Pencairan Saldo JHT di BPJamsostek

Adapun isi dari perjanjian kerja tersebut paling tidak memuat hal-hal berikut:

  • Nama, alamat perusahaan, dan jenis usaha
  • Nama, jenis kelamin, umur, dan alamat pekerja/buruh
  • Jabatan atau jenis pekerjaan
  • Tempat pekerjaan
  • Besarnya upah dan cara pembayarannya
  • Syarat-syarat kerja (memuat hak dan kewajiban para pihak)
  • Mulai dan jangka waktu berlakunya perjanjian kerja
  • Tempat dan tanggal perjanjian kerja dibuat
  • Tanda tangan para pihak dalam perjanjian kerja

Menurut Undang-Undang, perjanjian kerja tidak dapat ditarik kembali dan/atau dibuah, kecuali atas persetujuan para pihak.

Baca juga: BCA Buka 4 Posisi Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Berminat?

Macam perjanjian kerja

Perjanjian kerja sendiri dibuat untuk dua macam, yaitu waktu tertentu dan waktu tidak tertentu.

Perjanjian Kerja Waktu Tertentu ( PKWT)

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X