Mengenal Tapinoma Sessile, Semut yang Resahkan Warga Banyumas

Kompas.com - 20/11/2020, 07:30 WIB
Tim ahli entomologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto mengambil sampel semut yang meneror sebagian warga Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. KOMPAS.COM/HANDOUTTim ahli entomologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto mengambil sampel semut yang meneror sebagian warga Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
|

KOMPAS.com – Gerombolan semut dalam jumlah yang sangat banyak meresahkan warga Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Semut- semut tersebut mendatangi rumah-rumah warga dan menyerang berbagai pepohonan di wilayah tersebut.

Warga menceritakan  semut-semut ini menyebabkan gatal-gatal saat menggigit dan sering berjatuhan saat mereka tidur, memasak, serta beribadah.

Terkait kehadiran semut tersebut, Kepala Laboratorium Entomologi dan Parasitologi dari Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Trisnowati Budi Ambarningrum menjelaskan semut yang mengganggu warga ini adalah semut jenis tapinoma sessile.

“Diduga tapinoma sessile atau semut bau,” ujar Trisnowati saat dihubungi Kompas.com, Kamis (19/11/2020).

Trisnowati menjelaskan semut merupakan serangga sosial. Dalam satu koloni, umumnya terdiri dari ratu (betina fertil), jantan, dan pekerja (betina steril).

Baca juga: Cara Atasi Teror Semut di Banyumas Menurut Ahli Entomologi Unsoed

Ia mengatakan pada ekosistem alami semut dalam satu koloni hanya memiliki satu ratu. Namun di pemukiman dengan kondisi lingkungan yang cocok maka akan terjadi poligini.

Poligini yakni dalam satu koloni bisa terdapat lebih dari satu ratu.

Serta, kata Trisnowati, terjadi pula polidomi. Artinya, satu koloni terdiri dari banyak sarang dalam satu pohon atau lebih dari satu pohon.

“Fenomena seperti ini yang terjadi di desa Pageraji sehingga populasinya demikian tinggi,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X