Peserta yang Sudah Lolos CPNS 2019 Bisa Digantikan, jika...

Kompas.com - 17/11/2020, 20:02 WIB
Peserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. AFP/JUNI KRISWANTOPeserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat.
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi tahun 2019 telah sampai ke tahap pemberkasan secara online.

Diketahui, sejumlah instansi yang mengalokasikan kursi dalam rekrutmen CPNS 2019 telah mengumumkan hasil seleksi akhir, dari integrasi nilai seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB).

Peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya diminta melakukan pengisian daftar riwayat hidup (DRH) dan mengunggah dokumen yang disyaratkan.

Akan tetapi, perlu dicatat, peserta CPNS 2019 bisa digantikan jika mengundurkan diri maupun dianggap mengundurkan diri karena tidak melengkapi dokumen sesuai batas waktu yang ditentukan.

Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan peserta yang mengundurkan diri atau dianggap mengundurkan diri, posisinya dapat digantikan peserta lain.

"Mekanisme penggantian peserta yang mengundurkan diri atau dianggap mengundurkan diri karena tidak menyampaikan kelengkapan dokumen sesuai batas waktu yang ditentukan atau meninggal dunia dilakukan sesuai dengan Peraturan BKN Nomor 14 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan PNS," kata Paryono dalam siaran persnya, Senin (16/11/2020) malam.

Baca juga: Sejumlah Peserta CPNS 2019 Keluhkan Tak Bisa Unggah Dokumen, Ini Jawaban BKN

Paryono menjelaskan, mekanisme penggantiannya dilakukan melalui Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) instansi masing-masing.

"PPK melaporkan kepada BKN dengan melampirkan surat pengunduran diri peserta," ujar dia.

Selanjutnya, PPK mengambil nama peserta seleksi urutan selanjutnya dari peringkat tertinggi sesuai hasil integrasi nilai SKD dan SKB pada lowongan formasi jabatan.

Peserta pengganti ditetapkan dengan keputusan PPK yang dilaporkan secara tertulis kepada ketua panitia seleksi nasional pengadaan PNS dan BKN, untuk kemudian diumumkan kepada masyarakat.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X