Pandemic Fatigue, Lelah karena Ketidakpastian Kapan Pandemi Berakhir

Kompas.com - 17/11/2020, 16:37 WIB
Ilustrasi pandemic fatigue, pandemi virus corona, pandemi Covid-19 Shutterstock/KentohIlustrasi pandemic fatigue, pandemi virus corona, pandemi Covid-19

KOMPAS.com – Hampir 11 bulan virus corona menyebar di seluruh dunia, sejak kasus pertama diumumkan pada akhir Desember 2019.

Hingga kini, pandemi Covid-19 belum berakhir. Kasus-kasus baru masih terus bertambah hampir di seluruh negara.

Penyebaran Covid-19 belum bisa dikendalikan, meski sejumlah upaya pencegahan virus terus dilakukan.

Di Indonesia sendiri, kasus juga masih menunjukkan peningkatan sejak kasus pertama diumumkan pertama kali pada 2 Maret 2020.

Kondisi pandemi saat ini seakan memberikan ketidakpastian kapan akan berakhir.

Ketidakpastian ini memicu kondisi yang dikenal dengan pandemic fatigue atau kelelahan karena pandemi.

Baca juga: Mengingatkan Remaja yang Mulai Malas Pakai Masker

 

Apa itu pandemic fatigue?

Melansir laman WHO, pandemic fatigue adalah munculnya demotivasi untuk mengikuti berbagai langkah perlindungan yang direkomendasikan.

Hal ini muncul secara bertahap dari waktu ke waktu yang dipengaruhi sejumlah emosi, pengalaman, dan persepsi.

Kelelahan akibat pandemi dilaporkan di berbagai negara yang diekspresikan melalui peningkatan jumlah orang yang mulai tidak mengikuti rekomendasi kesehatan dan berbagai pembatasan.

Orang-orang juga mulai mengurangi upaya mereka dalam melidungi diri dan berkurangnya kekhawatiran mereka terhadap akibat virus.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X