PLN Sediakan Layanan Premium bagi Semua Golongan Pelanggan, Apa Itu?

Kompas.com - 16/11/2020, 14:20 WIB
Ilustrasi PixabyIlustrasi

KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara ( PLN) mengeluarkan program layanan premium yang dapat dinikmati pelanggan, baik golongan perumahan, bisnis, maupun industri.

Layanan premium memungkinkan masyarakat mendapatkan pasokan listrik berkualitas dengan tarif yang bersaing dengan layanan reguler.

Layanan yang diberikan perusahaan pelat merah ini terbuka untuk pelanggan tegangan rendah, menengah, dan tinggi.

"Layanan premium merupakan inovasi layanan dari PLN untuk memenuhi kebutuhan khusus pelanggan. Layanan ini memberikan keunggulan berupa keandalan pasokan listrik yang lebih baik," kata Vice President Public Relations PLN Arsyadany Ghana Akmalaputri saat dihubungi Kompas.com, Senin (16/11/2020).

Baca juga: Puluhan Industri di Bangka Beralih ke Layanan Premium PLN

Fasilitas layanan premium

Arsya menambahkan, pelanggan premium juga akan mendapatkan Account Executive khusus yang akan memberikan layanan setiap saat.

Suplai tenaga listrik yang akan didapatkan pelanggan premium berasal lebih dari satu sumber, sehingga diklaim tidak mengakibatkan pemadaman saat ada gangguan di jalur utama.

Layanan ini, lanjut Arsya, berlaku untuk semua pelanggan potensial PLN, baik tegangan tinggi, tegangan menengah, ataupun tegangan rendah.

"Namun, untuk tegangan rendah minimal daya 1.300 VA untuk pelanggan bisnis," ujar dia.

Selain itu, pelanggan kecil seperti rumah tangga atau usaha kecil dapat diberikan jika ada di suatu kawasan atau klaster yang menginginkan layanan premium.

Tarif

Terdapat empat tingkatan layanan premium yang dapat dinikmati masyarakat, yaitu premium Bronze, Silver, Gold, dan Platinum.

"Masing-masing memiliki tarif yang berbeda," jelas Arsya.

Baca juga: PLN Perpanjang Diskon Tambah Daya 75 Persen untuk UMKM, Ini Cara Mendapatkannya

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencipta Varian Rasa Indomie Nunuk Nuraini Meninggal Dunia, Bagaimana Sejarah Indomie?

Pencipta Varian Rasa Indomie Nunuk Nuraini Meninggal Dunia, Bagaimana Sejarah Indomie?

Tren
3 Fakta Seputar Nunuk Nuraini, Peracik Bumbu Indomie yang Meninggal di Usia 59 Tahun

3 Fakta Seputar Nunuk Nuraini, Peracik Bumbu Indomie yang Meninggal di Usia 59 Tahun

Tren
Viral Pencurian di Museum Sulawesi Tenggara, Keris, dan Samurai Peninggalan Jepang Hilang

Viral Pencurian di Museum Sulawesi Tenggara, Keris, dan Samurai Peninggalan Jepang Hilang

Tren
Polemik Puisi Cinta dan Benci yang Disebut Karya Chairil Anwar, Ini Klarifikasi Sutradara Film Binatang Jalang

Polemik Puisi Cinta dan Benci yang Disebut Karya Chairil Anwar, Ini Klarifikasi Sutradara Film Binatang Jalang

Tren
Insentif Prakerja Cair Maksimal Maret 2021, Simak Penjelasannya...

Insentif Prakerja Cair Maksimal Maret 2021, Simak Penjelasannya...

Tren
Penjelasan Lengkap BPPTKG soal Kondisi Merapi dan Link CCTV untuk Memantaunya

Penjelasan Lengkap BPPTKG soal Kondisi Merapi dan Link CCTV untuk Memantaunya

Tren
[POPULER TREN] Aturan Kemenkes soal Klaim Pasien Covid-19 | Meninggalnya Nunuk Nuraini, Peracik Bumbu Indomie

[POPULER TREN] Aturan Kemenkes soal Klaim Pasien Covid-19 | Meninggalnya Nunuk Nuraini, Peracik Bumbu Indomie

Tren
Nunuk Nuraini, Peracik Bumbu Indomie, Meninggal Dunia

Nunuk Nuraini, Peracik Bumbu Indomie, Meninggal Dunia

Tren
Gelar Konser Saat Pandemi Covid-19, The Flaming Lips Gunakan Balon Raksasa

Gelar Konser Saat Pandemi Covid-19, The Flaming Lips Gunakan Balon Raksasa

Tren
Kasus Dugaan Rasialisme terhadap Natalius Pigai, Ini yang Perlu Dilakukan Negara

Kasus Dugaan Rasialisme terhadap Natalius Pigai, Ini yang Perlu Dilakukan Negara

Tren
Ledakan Arab Saudi Diduga Dilakukan Kelompok Militan Houthi, Bagaimana Sepak Terjangnya?

Ledakan Arab Saudi Diduga Dilakukan Kelompok Militan Houthi, Bagaimana Sepak Terjangnya?

Tren
Soal Pam Swakarsa, Kapolri Dinilai Lebih Baik Maksimalkan Siskamling

Soal Pam Swakarsa, Kapolri Dinilai Lebih Baik Maksimalkan Siskamling

Tren
BPPTKG: Gunung Merapi Memasuki Fase Erupsi Efusif

BPPTKG: Gunung Merapi Memasuki Fase Erupsi Efusif

Tren
[HOAKS] Link Pendaftaran Bansos Rp 3,5 juta dari BPJS Kesehatan

[HOAKS] Link Pendaftaran Bansos Rp 3,5 juta dari BPJS Kesehatan

Tren
Merapi Erupsi, Berikut Wilayah yang Dilanda Hujan Abu

Merapi Erupsi, Berikut Wilayah yang Dilanda Hujan Abu

Tren
komentar
Close Ads X