Topan Vamco Terjang Vietnam Setelah Menewaskan 67 Orang di Filipina

Kompas.com - 15/11/2020, 20:55 WIB
Citra satelit yang dirilis oleh NASA Worldview, Sistem Data dan Informasi Sistem Pengamatan Bumi (EOSDIS) menunjukkan topan yang dikenal sebagai Topan Goni bergerak di sekitar Filipina pada Sabtu (31/10/2020). Topan tersebut menghantam Filipina pada Minggu (1/11/2020) pagi dan banyak orang telah dievakuasi. NASA via APCitra satelit yang dirilis oleh NASA Worldview, Sistem Data dan Informasi Sistem Pengamatan Bumi (EOSDIS) menunjukkan topan yang dikenal sebagai Topan Goni bergerak di sekitar Filipina pada Sabtu (31/10/2020). Topan tersebut menghantam Filipina pada Minggu (1/11/2020) pagi dan banyak orang telah dievakuasi.

KOMPAS.com – Topan Vamco menghantam wilayah negara Vietnam pada Minggu pagi (15/11/2020) waktu setempat.

Melansir dari DW, setidaknya 5 orang dilaporkan tewas dalam peristiwa tersebut dan sebanyak 650.000 orang harus dievakuasi.

Badai ini cenderung mereda setelah sebelumnya memporak-porandakan wilayah Filipina Rabu malam (11/11/2020) dan Kamis dini hari, (12/11/2020) serta mengakibatkan 67 orang tewas mengutip CNN.

Baca juga: Siklon Tropis Vamco di Utara Natuna, Ini Dampak untuk Indonesia

Kecepatan 150 Km per jam

Topan Vamco datang menghantam Filipina dengan kecepatan hingga 150 km per jam, sebelum berangsur-angsur kecepatannya berkurang menjadi 90 kilometer per jam.

Topan kemudian menghantam kawasan Pantai Vietnam yang berada di sekitar 100 km barat laut dari Da Nang pada Minggu pagi (15/11/2020) waktu setempat.

Walaupun badai telah melemah namun ia akan terus bergerak ke daratan dan menyebaban ancaman banjir maupun tanah longsor.

"Ini adalah topan yang sangat kuat," kata Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc, sebelumnya.

Vietnam sangat rentan mengalami badai yang berpotensi merusak karena memiliki garis pantai yang panjang.

Baca juga: Banjir Besar akibat Topan Vamco di Filipina, 13 Orang Tewas, 15 Orang Hilang

Badai ke-13 Asia Tenggara

Vamco sendiri adalah badai ke-13 yang melanda Asia Tenggara tahun ini.

Ia adalah yang terbaru dari serangkaian badai yang melanda Vietnam selama enam minggu terakhir, dimana kemudian diikuti banjir dan tanah longsor yang menewaskan sedikitnya 159 orang sementara 70 lainnya masih hilang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X