[KLARIFIKASI] Oles Antiseptik ke Dalam Hidung Diklaim Bisa Sembuhkan Covid-19

Kompas.com - 13/11/2020, 20:34 WIB
Ilustrasi klarifikasi KOMPAS.com/AKBAR BHAYU TAMTOMOIlustrasi klarifikasi
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

KOMPAS.com - Beredar klaim di media sosial mengoleskan cairan antiseptik merek tertentu ke dalam lubang hidung dapat menyembuhkan pasien positif Covid-19.

Klaim tersebut keliru.

Spesialis paru mengatakan butuh uji klinis untuk membuktikan keampuhan cairan antiseptik membunuh virus corona penyebab Covid-19.

Selain itu, lidi kapas yang dioles cairan antiseptik sulit menjangkau dinding belakang rongga hidung yang menjadi lokasi virus.

Narasi yang Beredar

Akun Facebook Wenas Djuanda pada 4 November 2020 mengunggah video yang menayangkan pengacara Hotman Paris tengah membahas metode menyembuhkan orang yang terinfeksi Covid-19.

Metode yang dimaksud yakni mengoleskan cairan antiseptik bermerek Betadine menggunakan lidi kapas (cotton buds) ke dalam lubang hidung.

Hotman menyatakan metode tersebut didapatnya dari dokter paru.

"Bahkan saudara saya kandung sudah negatif dari positif," ujar Hotman dalam video berdurasi 1 menit itu.

Akun Wenas Djuanda mengunggah video tersebut dan menuliskan status sebagai berikut:

"Simak yg dikatakan Hotman Paris ttg pasien Covid19 berhasil sembuh dgn cotton bud diolesi Betadine... ????"

Status Facebook yang mengunggah video dengan klaim mengoleskan Betadine ke dalam lubang hidung dapat menyembuhkan Covid-19.Facebook Status Facebook yang mengunggah video dengan klaim mengoleskan Betadine ke dalam lubang hidung dapat menyembuhkan Covid-19.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setahun Pandemi di Indonesia, seperti Apa Gambarannya jika Covid-19 Jadi Endemik?

Setahun Pandemi di Indonesia, seperti Apa Gambarannya jika Covid-19 Jadi Endemik?

Tren
INFOGRAFIK: Beda Kartu ATM Model Magnetic Stripe dan Chip

INFOGRAFIK: Beda Kartu ATM Model Magnetic Stripe dan Chip

Tren
RS Paru Jember Buka Rekrutmen untuk Lulusan SMA hingga S1, Tertarik?

RS Paru Jember Buka Rekrutmen untuk Lulusan SMA hingga S1, Tertarik?

Tren
Siap-siap, Ini Jadwal Penyaluran Kuota Internet Gratis Kemendikbud

Siap-siap, Ini Jadwal Penyaluran Kuota Internet Gratis Kemendikbud

Tren
Korupsi, Mantan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy Divonis Penjara 3 Tahun

Korupsi, Mantan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy Divonis Penjara 3 Tahun

Tren
5 Penyakit Endemik di Indonesia, dari Malaria, DBD hingga TBC

5 Penyakit Endemik di Indonesia, dari Malaria, DBD hingga TBC

Tren
Setahun Corona di Indonesia, Ini Cara Seniman Bertahan di Masa Pandemi

Setahun Corona di Indonesia, Ini Cara Seniman Bertahan di Masa Pandemi

Tren
Setahun Covid-19 dan Membatasi yang Merusak Kehidupan Kita

Setahun Covid-19 dan Membatasi yang Merusak Kehidupan Kita

Tren
Gunung Sinabung Meletus, Tinggi Kolom Abu Mencapai Setinggi 5.000 Meter

Gunung Sinabung Meletus, Tinggi Kolom Abu Mencapai Setinggi 5.000 Meter

Tren
Update Corona di Dunia 2 Maret: 10 Negara Kasus Tertinggi | WHO Jelaskan Penyebab Peningkatan Kasus

Update Corona di Dunia 2 Maret: 10 Negara Kasus Tertinggi | WHO Jelaskan Penyebab Peningkatan Kasus

Tren
Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini agar Bakteri Tak Berkembang di Kulkas

Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini agar Bakteri Tak Berkembang di Kulkas

Tren
[HOAKS] Gibran Akan Bangun Disneyland di Simpang Komplang Solo

[HOAKS] Gibran Akan Bangun Disneyland di Simpang Komplang Solo

Tren
Setahun Pandemi Corona di Indonesia, Ini 5 Tempat yang Disebut 80 Persen Rawan Penularan Virus

Setahun Pandemi Corona di Indonesia, Ini 5 Tempat yang Disebut 80 Persen Rawan Penularan Virus

Tren
Setahun sejak Kasus Corona Pertama, Ini Kondisi Pandemi di Indonesia

Setahun sejak Kasus Corona Pertama, Ini Kondisi Pandemi di Indonesia

Tren
[POPULER TREN] Ramai 'Kamu Belum Berhasil' di Dashboard Prakerja | WHO Ingatkan Corona Bisa Jadi Endemik

[POPULER TREN] Ramai "Kamu Belum Berhasil" di Dashboard Prakerja | WHO Ingatkan Corona Bisa Jadi Endemik

Tren
komentar
Close Ads X