[HOAKS] Surat Pengangkatan Tenaga Honorer untuk Isi Kuota Kosong CPNS Catut Menteri PAN RB

Kompas.com - 13/11/2020, 07:31 WIB
Surat palsu atas nama Menteri PAN RB soal pengangkatan tenaga honorer berdasarkan kuota kosong seleksi CPNS. InstagramSurat palsu atas nama Menteri PAN RB soal pengangkatan tenaga honorer berdasarkan kuota kosong seleksi CPNS.
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Beredar surat rekomendasi dari Kementerian PAN RB kepada BKN untuk memberikan kesempatan bagi tenaga honorer guru dan tenaga penyuluh pertanian mengisi kuota kosong CPNS.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Andi Rahadian mengemukakan, surat palsu mengatasnamakan Menteri PANRB Tjahjo Kumolo tersebut berisi soal pengangkatan tenaga honorer berdasarkan kuota kekosongan di lingkungan pemerintah pusat dan daerah.

"Kami tegaskan bahwa surat tersebut adalah palsu dan Menteri PANRB tidak pernah mengeluarkan surat tersebut," kata Andi dalam situs web resmi Kementerian PAN RB, Senin (9/11/2020).

Andi menjelaskan, jika dilihat secara saksama, isi dan format penulisan surat menunjukkan bahwa surat tersebut palsu.

Hal ini mudah dikenali dari kesalahan ketik yang tidak sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), nomor surat, jenis dan ukuran huruf yang tidak seragam, serta format penulisan yang tidak sesuai dengan format surat yang berlaku di Kementerian PANRB.

Surat palsu yang bernomorkan B/1069/M.SM.01.00./2020 memuat informasi yang seolah-olah telah ada keputusan terkait kuota kosong dalam Seleksi CPNS Tahun 2019 yang dapat diisi tenaga honorer guru, administrasi, tenaga penyuluh pertanian, dan tenaga kesehatan.

Disebutkan juga bahwa pengisian kuota kosong tersebut berdasarkan domisili di Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan diangkat menjadi PNS tanpa tes.

"Berdasarkan domisili di KTP untuk diangkat menjadi PNS tanpa tes," tulis surat itu.

Konfirmasi dapat dilakukan kepada Biro Perencanaan Kepegawaian BKN Pusat Jakarta lewat Heru Purwaka pada Jumat, 23 Oktober 2020 di Gedung Nusantara DPR RI.

"Sehubungan dengan penyampaian ini kami harapkan semua tenaga honorer guru, administrasi, tenaga penyuluh pertanian dan kesehatan yang memenuhi persyaratan diangkat menjadi PNS," demikian bunyi surat itu.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X