6 Fitur Baru WhatsApp, Bagaimana Menggunakannya?

Kompas.com - 12/11/2020, 20:05 WIB
Fitur Storage Management di aplikasi WhatsApp macrumorsFitur Storage Management di aplikasi WhatsApp

KOMPAS.com - WhatsApp terus memperbaiki layanannya dengan menambah fitur-fitur baru yang memudahkan penggunanya.

Untuk melihat pembaruan yang tersedia, Anda bisa memeriksanya di PlayStore atau AppStore.

Di awal November 2020 terdapat 3 fitur baru yang diluncurkan WhatsApp.

Dua di antaranya bisa diakses di Indonesia.

Baca juga: 4 Fitur Baru WhatsApp, Sudahkah Anda Menggunakannya?

Berikut ini fitur- fitur baru WhatsApp sejak Mei hingga November 2020:

1. Pesan sementara

Fitur terbaru WhatsApp adalah pesan sementara yang dapat hilang dalam 7 hari.

WhatsApp me-launching fitur ini pada 5 November 2020.

Dilansir Kompas.com, 5 November 2020, fitur ini memungkinkan pengguna dapat mengirim pesan yang sifatnya hanya sementara dan akan hilang secara otomatis dalam waktu tertentu.

WhatsApp mengatakan bahwa fitur ini hadir untuk memberi kemudahan pengguna apabila mereka tidak ingin menyimpan pesan dalam jangka waktu lama.

Baca juga: Sempat Error, Bagaimana Awal Mula WhatsApp Diluncurkan?

Pesan yang bisa hilang otomatis itu hanya tersedia di chat antar pribadi maupun grup. Tapi pada chat grup hanya admin yang bisa mengaktifkan fitur pesan sementara itu.

Untuk mendapatkan fitur tersebut Anda bisa mengecek pembaruannya di PlayStore atau AppStore.

Menurut video yang di-twit oleh WhatsApp, jika sudah memperbarui WhatsApp yang dimiliki, Anda bisa melihat fitur itu dengan mengetuk profil orang yang ingin Anda hapus pesannya secara otomatis setelah 7 hari.

Setelah itu klik tulisan "disappear message" dan pilih "on".

Apabila pesan sementara dinyalakan, media yang dikirim di chat akan hilang (setelah 7 hari), tapi akan tersimpan di galeri ponsel jika Anda menghidupkan opsi "unduh otomatis".

Baca juga: 5 Aplikasi Pesan Instan Ini Bisa Dicoba sebagai Alternatif WhatsApp

2. Store management

Fitur baru lain yang di-launching pada November 2020 adalah Storage Management.

Dikutip Kompas.com, 3 November 2020, dapat memudahkan pengguna untuk mengidentifikasi, meninjau, dan menghapus sejumlah konten atau file pada aplikasi sehingga dapat menghemat memori penyimpanan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencipta Varian Rasa Indomie Nunuk Nuraini Meninggal Dunia, Bagaimana Sejarah Indomie?

Pencipta Varian Rasa Indomie Nunuk Nuraini Meninggal Dunia, Bagaimana Sejarah Indomie?

Tren
3 Fakta Seputar Nunuk Nuraini, Peracik Bumbu Indomie yang Meninggal di Usia 59 Tahun

3 Fakta Seputar Nunuk Nuraini, Peracik Bumbu Indomie yang Meninggal di Usia 59 Tahun

Tren
Viral Pencurian di Museum Sulawesi Tenggara, Keris, dan Samurai Peninggalan Jepang Hilang

Viral Pencurian di Museum Sulawesi Tenggara, Keris, dan Samurai Peninggalan Jepang Hilang

Tren
Polemik Puisi Cinta dan Benci yang Disebut Karya Chairil Anwar, Ini Klarifikasi Sutradara Film Binatang Jalang

Polemik Puisi Cinta dan Benci yang Disebut Karya Chairil Anwar, Ini Klarifikasi Sutradara Film Binatang Jalang

Tren
Insentif Prakerja Cair Maksimal Maret 2021, Simak Penjelasannya...

Insentif Prakerja Cair Maksimal Maret 2021, Simak Penjelasannya...

Tren
Penjelasan Lengkap BPPTKG soal Kondisi Merapi dan Link CCTV untuk Memantaunya

Penjelasan Lengkap BPPTKG soal Kondisi Merapi dan Link CCTV untuk Memantaunya

Tren
[POPULER TREN] Aturan Kemenkes soal Klaim Pasien Covid-19 | Meninggalnya Nunuk Nuraini, Peracik Bumbu Indomie

[POPULER TREN] Aturan Kemenkes soal Klaim Pasien Covid-19 | Meninggalnya Nunuk Nuraini, Peracik Bumbu Indomie

Tren
Nunuk Nuraini, Peracik Bumbu Indomie, Meninggal Dunia

Nunuk Nuraini, Peracik Bumbu Indomie, Meninggal Dunia

Tren
Gelar Konser Saat Pandemi Covid-19, The Flaming Lips Gunakan Balon Raksasa

Gelar Konser Saat Pandemi Covid-19, The Flaming Lips Gunakan Balon Raksasa

Tren
Kasus Dugaan Rasialisme terhadap Natalius Pigai, Ini yang Perlu Dilakukan Negara

Kasus Dugaan Rasialisme terhadap Natalius Pigai, Ini yang Perlu Dilakukan Negara

Tren
Ledakan Arab Saudi Diduga Dilakukan Kelompok Militan Houthi, Bagaimana Sepak Terjangnya?

Ledakan Arab Saudi Diduga Dilakukan Kelompok Militan Houthi, Bagaimana Sepak Terjangnya?

Tren
Soal Pam Swakarsa, Kapolri Dinilai Lebih Baik Maksimalkan Siskamling

Soal Pam Swakarsa, Kapolri Dinilai Lebih Baik Maksimalkan Siskamling

Tren
BPPTKG: Gunung Merapi Memasuki Fase Erupsi Efusif

BPPTKG: Gunung Merapi Memasuki Fase Erupsi Efusif

Tren
[HOAKS] Link Pendaftaran Bansos Rp 3,5 juta dari BPJS Kesehatan

[HOAKS] Link Pendaftaran Bansos Rp 3,5 juta dari BPJS Kesehatan

Tren
Merapi Erupsi, Berikut Wilayah yang Dilanda Hujan Abu

Merapi Erupsi, Berikut Wilayah yang Dilanda Hujan Abu

Tren
komentar
Close Ads X