Kompas.com - 12/11/2020, 11:28 WIB
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

Penjelasan Pemkot Bekasi

Kabag Humas Pemkot Bekasi, Yekti Rubiah, memastikan bahwa informasi penutupan jalan menuju perempatan Bulak Kapal karena sedang ada pembangunan underpass tidak benar.

"Jadi secara prinsip pekerjaan terus berjalan dan tidak melakukan penutupan jalan dan dimungkinkan hanya melakukan pengalihan sirkulasi lalu lintas," kata Yekti dikutip dari Kompas.com, Rabu (11/11/2020).

Pengerjaan underpass itu memang sedang dilakukan. Proses pengerjaan akan melewati beberapa tahap, dimulai dari kontruksi frontage dan akan berlanjut ke pengerjaan kontruksi underpass.

Yekti memastikan, selama proses tersebut tidak ada ruas jalan yang ditutup.

Pembangunan flyover dan underpass di kawasan persimpangan Bulak Kapal, Kota Bekasi, dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bertujuan mengurangi kemacetan lalu lintas.

Dinukil dari artikel Kompas.com, flyover dan underpass itu ditargetkan dapat memperlancar arus lalu lintas di Jalan Ir Juanda, Jalan Joyomartono, Jalan Pahlawan Raya, dan Jalan Diponegoro.

Menurut rencana, pembangunan akan menggunakan anggaran Kementerian PUPR. Sementara itu, Pemkot Bekasi hanya dibebani membebaskan lahan untuk pembangunan tersebut.

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta Kompas.com, informasi penutupan jalan menuju perempatan Bulak Kapal, Kota Bekasi, karena pembangunan underpass Bulak Kapal keliru.

Pemkot Bekasi memastikan tidak ada penutupan ruas jalan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.