Update Corona Dunia 12 November: 52 Juta Kasus | Tingginya Kematian di Inggris dan Spanyol

Kompas.com - 12/11/2020, 08:36 WIB
Seorang pekerja pemakaman menyiapkan kuburan baru di pemakaman Behesht-e-Zahra di pinggiran ibu kota Iran, Teheran, Iran, Minggu, 1 November 2020. Pemakaman itu adalah salah satu yang terbesar di dunia dengan 1,6 juta orang terkubur di lahannya, yang membentang di lebih dari 5 kilometer persegi, tetapi berjuang untuk mengikuti pandemi virus corona yang melanda negara itu. AP Photo/Ebrahim NorooziSeorang pekerja pemakaman menyiapkan kuburan baru di pemakaman Behesht-e-Zahra di pinggiran ibu kota Iran, Teheran, Iran, Minggu, 1 November 2020. Pemakaman itu adalah salah satu yang terbesar di dunia dengan 1,6 juta orang terkubur di lahannya, yang membentang di lebih dari 5 kilometer persegi, tetapi berjuang untuk mengikuti pandemi virus corona yang melanda negara itu.

KOMPAS.com – Jumlah kasus virus corona hingga hari ini, Kamis (12/9/2020), masih terus mengalami peningkatan.

Data Worldometers menunjukkan, ada 52.389.469 kasus virus corona di dunia.

Dari angka itu, sebanyak 1.288.480 orang meninggal dunia, 36.648.618 orang sembuh.

Berikut ini 10 besar negara dengan kasus terbanyak di dunia:

  1. Amerika Serikat: 10.689.231 kasus, 247.169 orang meninggal dunia, dan 6.641.330 orang sembuh
  2. India: 8.684.039 kasus, 128.164 orang meninggal dunia, dan 8.064.548 orang sembuh
  3. Brazil: 5.747.660 kasus, 163.368 orang meninggal dunia, dan 5.064.344 orang sembuh
  4. Perancis: 1.865.538 kasus, 42.535 orang meninggal dunia, dan 133.696 orang sembuh
  5. Rusia: 1.836.960 kasus, 31.593 orang meninggal dunia, dan 1.369.357 orang sembuh
  6. Spanyol: 1.463.093 kasus, 40.105 orang meninggal dunia
  7. Argentina: 1.273.356 kasus, 34.531 orang meninggal dunia, dan 1.081.897 orang sembuh
  8. Inggris: 1.256.725 kasus, 50.365 orang meninggal dunia
  9. Kolumbia: 1.165.326 kasus, 33.312 orang meninggal dunia, dan 1.070.423 orang sembuh
  10. Italia: 1.028.424 kasus, 42.953 orang meninggal dunia, dan 372.113 orang sembuh

Ini perkembangan virus corona di dunia:

CDC

Pada Rabu (11/11/2020), mantan Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Dr. Tom Frieden, mengatakan, meskipun vaksinasi telah menunjukkan titik terang, tahun 2021 kemungkinan tetap akan berurusan dengan Covid-19.

Ia menyebut, orang tua dan mereka yang memiliki komorbid tetap akan berisiko bahkan saat vaksin telah tersedia.

"Saya pikir itu akan menjadi pendekatan yang salah untuk berpikir 'Baiklah, jika kita hanya memvaksinasi orang-orang itu, kita akan baik-baik saja'” kata Frieden.

Menurut dia, 40 hingga 50 persen orang dewasa di Amerika Serikat memiliki kondisi mendasar yang membuat mereka berisiko.

Ia menyebut vaksin bukanlah akhir dongeng.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X