Kompas.com - 08/11/2020, 17:47 WIB
Cerpelai/musang Shutterstock/Nicolai DybdalCerpelai/musang

KOMPAS.com - Denmark dan Amerika Serikat (AS) merupakan dua di antara enam negara yang melaporkan kasus virus corona kaitannya dengan peternakan cerpelai.

Mengutip AFP, Sabtu (8/11/2020), informasi ini disampaikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Menurut WHO, selain dua negara tersebut, Italia, Belanda, Spanyol, dan Swedia adalah negara lain yang telah menemukan virus SARS-CoV-2 pada hewan cerpelai.

Pemerintah Denmark sendiri telah memberlakukan langkah-langkah yang ketat di bagian utara negara setelah peringatan tentang mutasi virus dari cerpelai ke manusia dan menginfeksi 12 orang.

Kopenhagen juga telah mengeluarkan peringatan bahwa mutasi dapat mengancam keefektifan vaksin yang tengah dikembangkan dan memerintahkan pemusnahan sekitar 15-17 juta cerpelai di wilayah negara itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada hari Sabtu (7/11/2020), Pemerintah Inggris melarang masuk seluruh warga negara asing (non-resident) yang datang dari Denmark setelah mutasi yang berhubungan dengan peternakan cerpelai ditemukan pada manusia.

Baca juga: Duka Peternak di Denmark, Relakan 15 Juta Cerpelai Dimusnahkan karena Covid-19...


Mutasi virus

Para ilmuwan mengatakan, mutasi virus adalah hal yang umum terjadi dan sering kali tidak berbahaya. Adapun kasus ini tidak menyebabkan penyakit yang lebih serius pada manusia.

Namun, kewenangan kesehatan Denmark mengungkapkan perhatiannya pada strain yang dikenal sebagai "Cluster 5" ini. 

"Pengamatan awal menunjukkan bahwa gambaran klinis, tingkat keparahan, dan penularan di antara mereka yang terinfeksi, serupa dengan virus SARS-CoV-2 yang menyebar selama ini," kata WHO dalam pernyataannya, Jumat (7/11/2020).

Meski demikian, WHO mengakui bahwa varian "Cluster 5" ini memiliki kombinasi mutasi atau perubahan yang belum pernah diamati sebelumnya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.