Cara Dapatkan Voucher Gratis KAI untuk Guru dan Tenaga Kesehatan

Kompas.com - 07/11/2020, 13:29 WIB
Dalam rangka HUT Kereta Api (KA) ke-70, Senin (28/9/215) siang, PT KAI Daop IV/ Semarang mengundang puluhan anak yatim, piatu, dan warga kurang mampu yang bertempat tinggal di sekitar museum untuk melihat dari museum kereta api yang konon terlengkap didunia ini. kompas.com/ syahrul munirDalam rangka HUT Kereta Api (KA) ke-70, Senin (28/9/215) siang, PT KAI Daop IV/ Semarang mengundang puluhan anak yatim, piatu, dan warga kurang mampu yang bertempat tinggal di sekitar museum untuk melihat dari museum kereta api yang konon terlengkap didunia ini.

KOMPAS.com – Menyambut Hari Pahlawan 10 November, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan Program Gratis Naik KA bagi guru dan tenaga kesehatan.

Program tiket gratis ini diperuntukkan untuk keberangkatan pada 8-30 November 2020.

Mengutip Kompas.com, Jumat (6/11/2020), Direktur utama KAI Didiek Hartyanto mengatakan program KAI di Hari Pahlawan diberikan untuk menghargai guru dan tenaga kesehatan yang merupakan pahlawan tanpa tanda jasa.

Baca juga: KAI Sediakan Tiket Gratis untuk Guru dan Nakes, Ini Syarat dan Deretan Kereta yang Tersedia

Lantas bagaimana cara untuk mendapatkan voucher gratis tiket kereta api bagi guru dan tenaga kesehatan?

Berikut ini secara lengkap tata cara mendapatkan voucher tiket gratis tersebut:

  1. Guru dan tenaga kesehatan, wajib datang ke stasiun yang ditunjuk untuk mendapatkan voucher
  2. Menunjukkan bukti identitas asli dan menyerahkan fotokopi bukti identitas/surat keterangan yang menyatakan profesi sebagai guru
  3. Menunjukkan bukti identitas asli dan menyerahkan fotokopi identitas SIP (surat izin praktik) yang masih berlaku bagi tenaga kesehatan
  4. Verifikasi identitas dilaksanakan oleh petugas customer service dan atau petugas dari unit angkutan penumpang, bila mana sudah sesuai dan berhak mendapatkan program ini, maka voucher segera diisi data penumpang dimaksud
  5. Petugas loket melayani program ini dengan skema pelayanan voucher sesuai ketentuan yang berlaku
  6. Setelah tiket tercetak, apabila calon penumpang menghendaki rapid test di stasiun maka diimbau untuk segera melakukan rapid test
  7. Voucher dan fotokopi identitas yang menyatakan profesi guru dan SIP (surat izin praktik) bagi tenaga kesehatan dilampirkan pada laporan penjualan
  8. Tiket yang dicetak dengan voucher unregistered tidak dapat dilakukan ubah jadwal namun tetap dapat dibatalkan dan tidak berlaku pengembalian bea
  9. Selama program pahlawan kemanusian berlangsung satu identitas hanya berhak satu voucher
  10. Voucher hanya dapat diambil dan langsung dicetak di stasiun yang ditunjuk untuk ditukarkan dengan tiket kereta api keberangkatan di daerah operasi tersebut.

Baca juga: Viral Video Masinis Beli Makanan Saat Kereta Berhenti di Perlintasan, Ini Penjelasan PT KAI

Syarat

Untuk mendapatkan voucher gratis tiket KA bagi guru dan nakes ini, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi yakni:

1. Berprofesi sebagai guru TK-SMU atau sederajat baik negeri maupun swasta, baik yang PNS maupun honorer

2. Berprofesi sebagai tenaga kesehatan (perawat dan bidan)

3. Voucher tidak berlaku bagi petugas administratif atau tata usaha

4. Pelayanan pembagian voucher dimulai pukul 09.00-16.00 WIB dengan pengaturan sebagai berikut:

  • Voucher eksekutif: mulai 7-29 November 2020 untuk ditukarkan dengan tiket kereta api , keberangkatan mulai 8-30 November 2020
  • Voucher ekonomi: mulai 11-29 November 2020 untuk ditukarkan dengan tiket kereta api, keberangkatan mulai 12-30 November 2020

Perlu diketahui, voucher tidak berlaku untuk kereta luxury dan priority.

Voucher hanya akan diberikan selama masih tersedia dan pengambilannya tak dapat diwakilkan. Voucher juga tidak dapat dipindahtangankan.

Baca juga: Viral Polsuska Turunkan Paksa Diduga Anak Punk dengan Pistol, Ini Penjelasan PT KAI

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X