Mengapa Orang Indonesia Suka Buang Sampah Sembarangan?

Kompas.com - 05/11/2020, 19:10 WIB
Ilustrasi sampah plastik mencemari pantai. Dok. ShutterstockIlustrasi sampah plastik mencemari pantai.

KOMPAS.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengunggah sebuah video di Twitter-nya yang menggambarkan Pantai Pangandaran penuh dengan sampah.

Dia menyesalkan ketika masih banyak orang yang membuang sampah secara sembarangan sehingga mencemari lautan.

"Wisata kembali.. sampah kembali.. bisa kah kita berbeda untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan.. saya sedih melihat pantai pangandaran pagi ini.," tulis Susi.

Unggahan Susi itu pun mendapat beragam respons dari warganet.

Setidaknya, hingga Kamis (5/11/2020) sore, unggahan video itu telah di-retweet lebih dari 1.800 kali dan disukai lebih dari 8.200 kali.

Baca juga: Viral, Video Diduga Oknum Anggota Polri Banting Anak Kucing ke Parit

Baca juga: Viral Prank Sembako Sampah, Ferdian Paleka, dan Ketiadaan Empati...

Salah satu warganet turut mengomentari unggahan Susi itu. Menurutnya, masyarakat harus membiasakan membuang sampah di tempat sampah.

"Biasain buang sampah di tempat sampah, kalau belum nemu tempat sampah, sampahnya kantongin dulu atau taro tas dan pas nemu tempat sampah buang, aku begitu kadang sampe bawa ke rumah," tulis akun Twitter @ERS112.

Kemudian, akun Twitter @8_ferro_8 juga turut mengomentari unggahan dari Susi itu.

Dia mengatakan, di mana pun dan kapan pun, masyarakat harus membuang sampah pada tempatnya.

"Dimanapun dan kapan pun,mari biasakan buang sampah pd tempatnya...Klo memang jauh dr tempat sampah,kan bisa dikumpulkan dulu dimasukin dibungkus. Perlu kesadaran tingkat dewa soal sampah ini," tulisnya.

Baca juga: Soal Prank Sampah YouTuber Ferdian Paleka, dari Pelanggaran Etika hingga Tekanan karena Keadaan

Lantas, mengapa masyarakat Indonesia masih suka membuang sampah sembarangan?

Rasa tanggung jawab

Ilustrasi mengumpulkan sampah plastikDok. Shutterstock/ Inside Creative House Ilustrasi mengumpulkan sampah plastik

Sosiolog dari Universitas Sebelas Maret ( UNS) Surakarta, Drajat Tri Kartono menjelaskan, terdapat beberapa alasan mengapa masyarakat masih membuang sampah di sembarang tempat.

Bagi sebagian orang, sampah adalah sisa yang tidak memiliki nilai sehingga tidak berguna dan tidak berarti bagi dirinya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X