Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gagal Unggah Foto KTP Saat Daftar Kartu Prakerja? Coba Lakukan Hal Ini

Kompas.com - 03/11/2020, 14:45 WIB
Luthfia Ayu Azanella,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com -  Pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 11 sudah dibuka sejak 2 November di www.prakerja.go.id. Seperti disebutkan dalam dashboard Prakerja, gelombang 11 ini akan ditutup pada 4 November 2020. 

Berbeda dengan gelombang sebelumnya, kuota gelombang 11 ini hanya untuk 400.000 peserta. 

Jumlah tersebut berasal dari penerima yang dicabut kepesertaannya dan di-blacklist karena tidak membeli pelatihan sejak 30 hari diumumkan lolos. 

Di sisi lain, sejumlah calon pendaftar mengeluhkan sulitnya mengunggah foto KTP saat mendaftar di dashboard Prakerja. Mereka mengungkapkan hal tersebut, salah satunya di Twitter. 

Baca juga: Daftar Prakerja Gelombang 11 di www.prakerja.go.id, Ini Kuota dan Batas Akhir Pendaftaran

Salah satu langkah yang harus dilakukan saat mendaftar Kartu Prakerja adalah menggunggah file foto KTP.

Namun, beberapa orang yang mendaftar program ini masih mengaku kesulitan mengunggah file gambar yang dimaksud.

Misalnya disampaikan akun @azinyasiapa di media sosia Twitter.

"Ada yg gagal terus upload foto ktp pas daftar kartu #prakerja? Sudah berulang kali ku lakukan tidak bisa-bisa, sad :((" tulis akun @azinyasiapa.

Keluhan yang sama juga disampaikan oleh akun yang lain.

Menanggapi hal ini, Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tuhatu menyebutkan, saat ini tidak ada gangguan terkait unggah foto.

"Upload foto KTP tidak ada masalah, baru saja saya check," kata dia.

Apabila pendaftar masih gagal dalam mengunggah foto KTP, dia menyarankan bagi pendaftar yang mengalami kegagalan dalam proses unggah foto untuk mengulangi dan mencobanya kembali.

Selanjutnya, bagi peserta yang telah selesai melakukan pendaftaran akan diminta menunggu sebelum diumumkan peserta yang lolos. 

Baca juga: [POPULER TREN] Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 11 Dibuka: Cara Daftar dan Kuotanya

Pada tampilan dashboard Kartu Prakerja akan muncul tulisan sedang dievaluasi seperti di bawah ini: 

Prakerja sedang dievaluasiscreenshoot Prakerja sedang dievaluasi

Pengumuman Prakerja gelombang 11

Sejumlah warganet juga menanyakan berapa lama proses evaluasi itu akan berlangsung? Kapankah pengumuman bisa diterima?

Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan, saat ini proses Kartu Prakerja gelombang 11 masih ada di tahap pendaftaran, sehingga belum bisa memastikan kapan hasilnya dapat diumumkan.

"Besok (4/11/2020) siang jam 12.00 WIB pendaftaran akan ditutup. Setelah itu kami butuh beberapa hari untuk melakukan proses seleksi," kata Louisa, Selasa (3/11/2020).

Saat dimintai keterangan lebih lanjut, apakah proses evaluasi ini kira-kira akan memakan waktu yang sama dengan gelombang sebelum-sebelumnya, yakni sekitar tiga hari, Louisa pun tidak memberikan jawaban pasti.

"Akan kami umumkan segera," ujarnya singkat.

Baca juga: Ramai soal Pasal 6 UU Cipta Kerja, Pukat UGM Sebut Bisa Dibatalkan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Berencana Tinggal di Bulan, Apa yang Akan Manusia Makan?

Berencana Tinggal di Bulan, Apa yang Akan Manusia Makan?

Tren
Ustaz Asal Riau Jadi Penceramah Tetap di Masjid Nabawi, Kajiaannya Diikuti Ratusan Orang

Ustaz Asal Riau Jadi Penceramah Tetap di Masjid Nabawi, Kajiaannya Diikuti Ratusan Orang

Tren
Gratis, Ini 3 Jenis Layanan yang Ditanggung BPJS Kesehatan Sesuai Perpres Terbaru

Gratis, Ini 3 Jenis Layanan yang Ditanggung BPJS Kesehatan Sesuai Perpres Terbaru

Tren
Respons Kemenkominfo soal Akun Media Sosial Kampus Jadi Sasaran Peretasan Judi Online

Respons Kemenkominfo soal Akun Media Sosial Kampus Jadi Sasaran Peretasan Judi Online

Tren
Ketahui, Ini 8 Suplemen yang Bisa Sebabkan Sakit Perut

Ketahui, Ini 8 Suplemen yang Bisa Sebabkan Sakit Perut

Tren
Batu Kuno Ungkap Alasan Bolos Kerja 3.200 Tahun Lalu, Istri Berdarah dan Membalsam Mayat Kerabat

Batu Kuno Ungkap Alasan Bolos Kerja 3.200 Tahun Lalu, Istri Berdarah dan Membalsam Mayat Kerabat

Tren
Ditemukan di Testis, Apa Bahaya Mikroplastik bagi Manusia?

Ditemukan di Testis, Apa Bahaya Mikroplastik bagi Manusia?

Tren
Pegi Teriak Fitnah, Ini Fakta Baru Penangkapan Tersangka Kasus Pembunuhan Vina

Pegi Teriak Fitnah, Ini Fakta Baru Penangkapan Tersangka Kasus Pembunuhan Vina

Tren
Ikang Fawzi Antre Layanan di Kantor BPJS Selama 6 Jam, BPJS Kesehatan: Terjadi Gangguan

Ikang Fawzi Antre Layanan di Kantor BPJS Selama 6 Jam, BPJS Kesehatan: Terjadi Gangguan

Tren
Beredar Isu Badai Matahari 2025 Hilangkan Akses Internet Berbulan-bulan, Ini Penjelasan Ahli

Beredar Isu Badai Matahari 2025 Hilangkan Akses Internet Berbulan-bulan, Ini Penjelasan Ahli

Tren
Mengenal Jampidsus, Unsur 'Pemberantas Korupsi' Kejagung yang Diduga Dikuntit Densus 88

Mengenal Jampidsus, Unsur "Pemberantas Korupsi" Kejagung yang Diduga Dikuntit Densus 88

Tren
Starlink dan Literasi Geospasial

Starlink dan Literasi Geospasial

Tren
Saat Pegi Berkali-kali Membantah Telah Bunuh Vina, Sebut Fitnah dan Rela Mati...

Saat Pegi Berkali-kali Membantah Telah Bunuh Vina, Sebut Fitnah dan Rela Mati...

Tren
5 Kasus Besar yang Tengah Ditangani Jampidsus di Tengah Dugaan Penguntitan Densus 88

5 Kasus Besar yang Tengah Ditangani Jampidsus di Tengah Dugaan Penguntitan Densus 88

Tren
Jarang Diketahui, Ini Potensi Manfaat Konsumsi Kunyit Putih Setiap Hari

Jarang Diketahui, Ini Potensi Manfaat Konsumsi Kunyit Putih Setiap Hari

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com