Update Corona Dunia 2 November: Warga Brazil Tolak Wajib Vaksin Covid-19

Kompas.com - 02/11/2020, 08:32 WIB
Foto ini menunjukkan kuburan baru di pemakaman Butovskoye, yang berfungsi sebagai salah satu tempat pemakaman bagi mereka yang meninggal karena virus corona, di Moskwa, Rusia. 
Cara Rusia menghitung kematian selama pandemi virus corona bisa menjadi salah satu alasan mengapa jumlah kematian resminya jauh di bawah banyak negara lain, bahkan ketika Rusia melaporkan sedikitnya 511.000 infeksi, hanya di belakang Amerika Serikat dan Brasil. AP/Dmitry SerebryakovFoto ini menunjukkan kuburan baru di pemakaman Butovskoye, yang berfungsi sebagai salah satu tempat pemakaman bagi mereka yang meninggal karena virus corona, di Moskwa, Rusia. Cara Rusia menghitung kematian selama pandemi virus corona bisa menjadi salah satu alasan mengapa jumlah kematian resminya jauh di bawah banyak negara lain, bahkan ketika Rusia melaporkan sedikitnya 511.000 infeksi, hanya di belakang Amerika Serikat dan Brasil.

KOMPAS.com - Penyebaran virus corona telah berlangsung selama 10 bulan di seluruh dunia, sejak pertama kali dikonfirmasi di Wuhan, China, pada akhir Desember 2019.

Hingga kini, kasus-kasus baru masih terus dilaporkan di berbagai negara di dunia.

Melansir data dari laman Worldometers, Senin (2/11/2020), jumlah kasus Covid-19 yang telah dikonfirmasi di dunia sebanyak 46,7 juta kasus.

Sementara, jumlah kasus kematian saat ini telah mencapai 1,2 juta kasus dan pasien sembuh 33,7 juta orang.

Adapun jumlah kasus aktif saat ini tercatat 11,8 juta kasus dengan 11,7 juta kasus dalam kondisi ringan, dan 85.285 dalam kondisi serius atau kritis.

Hingga kini, jumlah kasus terbanyak masih dicatatkan oleh Amerika Serikat (AS) dengan lebih dari 9,4 juta kasus, disusul India, Brasil, Rusia, dan Perancis. 

Kondisi pandemi Covid-masih terus mengalami perubahan dari hari ke hari.

Baca juga: Studi: Tubuh Kebal Covid-19 Selama 5 Bulan Setelah Sembuh dari Infeksi

 

Berikut sejumlah perkembangan terbaru dari pandemi corona di beberapa negara:

Brazil

Seorang warga bersepeda melintas di depan gambar mural Presiden Brazil Jair Bolsonaro di Rio de Janeiro, Brazil, 24 Maret 2020. Pandemi Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona menjadi insipirasi seniman grafiti untuk memberikan peringatan dan motivasi bagi warga dalam menghadapi virus tersebut.AFP/MAURO PIMENTEL Seorang warga bersepeda melintas di depan gambar mural Presiden Brazil Jair Bolsonaro di Rio de Janeiro, Brazil, 24 Maret 2020. Pandemi Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona menjadi insipirasi seniman grafiti untuk memberikan peringatan dan motivasi bagi warga dalam menghadapi virus tersebut.
Lebih dari 300 warga Brazil berkumpul di jalan raya utama Sao Paulo pada Minggu (1/11/2020) untuk melakukan aksi protes atas imunisasi wajib dan menguji vaksin potensial Covid-19 yang dikembangkan Sinovac, China. 

Sebelumnya, gubernur negara bagian João Doria mendukung kewajiban vaksin begitu vaksin tersedia. Pernyataan ini memicu ketegangan dengan Presiden Jair Bolsonaro yang menyebut imunisasi vaksin didasarkan sukarela.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X