Deretan Negara di Eropa yang Kembali Lakukan Lockdown

Kompas.com - 01/11/2020, 15:03 WIB
Ilustrasi lockdown, penguncian, virus corona ShutterstockIlustrasi lockdown, penguncian, virus corona
|

KOMPAS.com – Pada Kamis (29/10/2020), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan bahwasanya kasus virus corona di kawasan Eropa telah melampaui 10 juta kasus sejak awal andemi.

WHO menyebut saat ini Eropa kembali menjadi episentrum Covid-19.

“Eropa berada di episentrum pandemi ini sekali lagi,” kata Direktur WHO Eropa, Dr. Hans Kluge, sebagaimana dikutip dari CNN.

Sejumlah negara di Eropa sekali lagi melakukan berbagai pembatasan ketat dalam upaya menangkal penyebaran virus.

Namun, terdapat sejumlah perbedaan pembatasan dengan yang dilakukan sebelumnya, di antaranya terkait dengan sekolah.

Sejumlah negara memberikan izin sekolah tetap buka dalam pembatasan kali ini.

Baca juga: Corona Melonjak, Inggris dan Austria Umumkan Lockdown Jilid II

Berikut ini sejumlah pembatasan yang dilakukan di negara-negara Eropa:

1. Perancis

Pada 30 Oktober 2020, Perancis melakukan lockdown nasional kedua.

Dengan adanya lockdown nasional kedua ini, seseorang hanya boleh meninggalkan rumah untuk pergi bekerja, untuk membeli barang-barang penting, mencari bantuan medis, serta berolahraga selama satu jam dalam sehari.

Dilansir BBC, adanya peraturan ini maka mereka yang kedapatan berada di luar rumah harus membawa pernyataan tertulis yang membenarkan tindakannya.

Dengan adanya kuncian ini toko, restoran, dan bar yang tidak penting diharuskan tutup.

Namun kali ini, sekolah dan tempat penitipan anak tetap dipersilakan dibuka.

Sedangkan, pertemuan sosial telah dilarang. Aturan ini berlaku hingga 1 Desember 2020.

Baca juga: Perancis Kembali Lockdown, Laga Olahraga Profesional Tetap Jalan

2. Jerman

Mulai 2 November 2020, Jerman kembali memberlakukan pembatasan di seluruh negeri mulai dari bioskop teater, gym, kolam renang, dan sauna.

Restoran dan bar dibolehkan buka, namun hanya untuk melayani makanan yang dibawa pulang.

Kontak sosial dibatasi hanya untuk dua keluarga, maksimal 10 orang. Acara besar dibatalkan dan tak ada keramaian di pertandingan olahraga.

Menginap di hotel jika tujuannya rekreasi dilarang dan semua perjalanan tak penting tidak disarankan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X