Benarkah Jurassic Park Komodo Ancam Konservasi? Ini Kata Peneliti LIPI

Kompas.com - 27/10/2020, 07:00 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama dengan BOPLBF melaksanakan famtrip dengan media di kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Minggu, (13/9/2020). (HANDOUT/BOPLBF) HANDOUT/BOPLBFKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama dengan BOPLBF melaksanakan famtrip dengan media di kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Minggu, (13/9/2020). (HANDOUT/BOPLBF)

 

KOMPAS.com - Pembangunan " Jurassic Park" di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Nusa Tenggara Timur menuai banyak reaksi beragam dari warganet.

Dalam dua hari terakhir, kata "Jurassic Park", "#SaveKomodo", "#SelamatkanKomodo", dan " Pulau Rinca" bergantian mengisi trending topik di sosial media Twitter.

Salah satu akun yang mengkiritisi pembangunan Jurassic Park Komodo itu adalah @KawanBaikKomodo.

Pada Jumat (23/10/2020), akun tersebut mengunggah sebuah foto yang menampilkan seekor komodo sedang berhadapan dengan truk.

Selain itu, akun @bulanmatahariii juga menuliskan kritikannya pada pembangunan Jurassic Park. Sebab, komodo merupakan hewan introvert dan tak biasa hidup dalam keramaian.

"Dia tu introvert trs nanti disuruh adaptasi ketemu sm yg rame rame? Bayangin aja. Manusia aja bisa gak nyaman, apalagi komodo," tulis akun itu.

Baca juga: Trending #SaveKomodo, Ini Sederet Fakta Seputar Komodo

Sarana edukasi

Menanggapi hal itu, peneliti herpetofauna Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Evy Ayu Arida menduga pembangunan Jurassic Park itu ditujukan untuk sarana edukasi bagi masyarakat.

"Barangkali, ini cara pemerintah untuk melayani keperluan edukasi bagi masyarakat tentang adanya komodo yang habitatnya terbatas," kata Evy kepada Kompas.com, Senin (26/10/2020).

Menurutnya, ada tiga pilar dalam upaya konservasi, yaitu perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan.

Satu di antara bentuk pemanfaatan tersebut adalah pariwisata untuk edukasi tentang satwa langka, termasuk wisata di Taman Nasional Komodo.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X