Saat Pandemi, Libur adalah Mitos, Begitu Juga Kerja

Kompas.com - 26/10/2020, 09:12 WIB
Lokasi Wisata di Bukit Menoreh - Wisatawan menanti matahari terbit di lokasi wisata Punthuk Mongkrong, Desa Giritengah, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (4/11) pagi. Lokasi wisata tempat menikmati lanskap kawasan Borobudur semakin banyak dikembangkan warga di area perbukitan Menoreh. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOLokasi Wisata di Bukit Menoreh - Wisatawan menanti matahari terbit di lokasi wisata Punthuk Mongkrong, Desa Giritengah, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (4/11) pagi. Lokasi wisata tempat menikmati lanskap kawasan Borobudur semakin banyak dikembangkan warga di area perbukitan Menoreh.

KOMPAS.com - Hai, apa kabarmu? Semoga kabarmu baik di akhir bulan Oktober yang akan ditutup dengan banyak libur dan cuti bersama.

Dari tujuh hari dalam sepekan di akhir bulan ini, lima hari di antaranya adalah hari libur. Pemerintah sudah memastikan bahwa tanggal 28 dan 30 Oktober di antara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah cuti bersama

Apa persiapanmu untuk cuti bersama dan libur di antara tanggal 28 Oktober sampai 1 November 2020?

Untuk kamu yang membagi dan membedakan waktu secara ketat kapan kerja, kapan libur, jam berapa kerja, jam berapa selesai kerja, libur mungkin terasa menjadi jeda.

Namun, untuk kamu yang tidak membagi-bagi dan membedakannya, libur adalah mitos. Juga sebaliknya terjadi: kerja adalah mitos. Kerja dan libur campur baur.

Mitos waktu kerja dan waktu libur lebih terasa di era pandemi. Tidak hanya waktu kerja yang tidak dibagi dan dibedakan, tempat kerja pun tidak terpisahkan.

Semua sebisa mungkin dikerjakan dari dan di rumah. Kapan kerja, kapan usai kerja, kapan hari kerja, kapan hari libur campur baur di rumah.

Meskipun demikian, libur apalagi panjang tetap dinantikan. Ketika penantian itu tiba, kebingungan lantas datang.

Libur panjang di era pandemi mau ke mana? Apakah aman berlibur di tengah Covid-19 yang terus naik jumlah pasien positifnya?

Capella Ubud berada di antara hutan hujan, sawah, dan Sungai Wos.DOK. CAPELLA HOTELS Capella Ubud berada di antara hutan hujan, sawah, dan Sungai Wos.
Sebagai gambaran, sampai akhir minggu lalu, total jumlah pasien positif mencapai 389.712 orang dengan 62.649 pasien atau 16 persen menjalani perawatan.

Meskipun jumlah pasien sembuh terus bertambah juga persentasenya yaitu di angka 313.764 pasien atau 80,5 persen, penularan terus terjadi dengan penambahan kasus harian di kisaran 4.000.

Selain itu, angka kematian juga relatif tinggi. Dari total pasien Covid-19, 13.299 pasien meninggal dunia atau setara dengan 3,4 persen.

Karena itu, libur apalagi libur panjang yang menggabungkan cuti bersama dalam situasi seperti ini memang menimbulkan perasaan campur aduk.

Saya sendiri dan keluarga tidak merencanakan sesuatu untuk libur panjang ini. Demikian juga istri dan tiga anak saya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X