Kompas.com - 23/10/2020, 14:49 WIB

KOMPAS.com - Perusahaan raksasa di bidang alat dan pakaian olahraga, Adidas, berencana akan melepas merek Reebok yang selama ini juga tergabung di bawah nama besarnya.

Alasan di balik penjualan itu adalah adanya permasalahan yang tidak kunjung terselesaikan semenjak gagalnya restrukturisasi perusahaan, dikutip dari Forbes (22/10/2020).

Penjualan ini rencananya akan diselesaikan pada Maret 2021.

Sebelum adanya pandemi corona, CEO Adidas Kasper Rosted berharap dapat menjual Reebok dengan harga sekitar 2,4 miliar dollar Amerika Serikat atau setara dengan Rp 35,9 triliun.

Saat ini terdapat sejumlah pihak yang tertarik memberli merek Reebok, salah satunya adalah VF Corp yang memiliki merek Timberland, FILA, dan North Face.

Ada juga perusahaan Anta International Group Holdings dari China.

Baca juga: Daftar Hoaks Tautan Link Sepanjang 2020, dari Kartu Prakerja hingga Adidas

Saham perusahaan Adidas sempat melonjak hingga 3,2 persen, semenjak adanya laporan rencana penjualan tersebut.

Akan tetapi, salah satu juru bicara Adidas menyebut pihaknya tidak mengomentari apa yang menjadi rumor di pasar.

Perusahaan menugaskan tim internal tersendiri yang untuk mencari kesepakatan-kesepakatan yang dinilai potensial.

Namun semua ini masih ada di tahap awal, sebagaimana diberitakan Business insider (22/10/2020).

Reebok Forever Floatride GrowHypebeast Reebok Forever Floatride Grow

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.