Update: Daftar 26 Daerah Berstatus Zona Hijau Corona di Indonesia

Kompas.com - 23/10/2020, 09:31 WIB
Ilustrasi virus corona yang merebak di Indonesia. KOMPAS.COM/ShutterstockIlustrasi virus corona yang merebak di Indonesia.

KOMPAS.com - Lebih dari tujuh bulan, laju penularan virus corona di Indonesia tak kunjung menurun.

Hingga Kamis (22/10/2020), berdasarkan data covid19.go.id, Indonesia melaporkan 337.541 kasus infeksi. Angka ini jadi tertinggi di Asia Tenggara.

Dalam satu pekan terakhir, rata-rata kasus harian di Indonesia mencapai 4.054 kasus.

Indonesia juga telah melaporkan 12.959 pasien meninggal dunia dan 301.006 pasien dinyatakan sembuh.

DKI Jakarta masih menjadi provinsi yang memiliki kasus Covid-19 tertinggi dengan 97.217 kasus, disusul Jawa Timur dengan 49.801 kasus, Jawa Barat dengan 31.907 kasus, dan Jawa Tengah dengan 30.218 kasus.

Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 juga mencatat ada 26 daerah yang berstatus zona hijau, dengan rincian 12 daerah tak ada kasus dan 13 daerah tak terdampak.

Baca juga: Cerita Jurnalis yang Diduga Tertular Virus Corona Saat Meliput Demo

Berikut daftar lengkap zona hijau berdasarkan data covid19.go.id yang diperbarui 18 Oktober 2020:

Tak ada kasus

Papua
Mamberamo Tengah
Yalimo
Waropen

Nusa Tenggara Timur
Lembata

Maluku Utara
Pulau Taliabu

Maluku
Maluku Barat Daya
Buru Selatan

Lampung
Mesuji

Kepulauan Riau
Lingga

Bengkulu
Bengkulu Selatan
Lebong

Baca juga: Menristek: Akan Dibangun Pabrik Vaksin Covid-19 Skala Kecil di Serpong

Tidak Terdampak

Papua Barat
Pegunungan Arfak

Papua
Dogiyai
Yahukimo
Deiyai
Mamberamo Raya
Nduga
Asmat
Puncak
Intan Jaya

Nusa Tenggara Timur
Sabu Raijua

Maluku
Maluku Tenggara Barat

Kepulauan Riau
Natuna
Kepulauan Anambas

Baca juga: Jusuf Kalla: Penemu Obat Corona Berjasa dalam Kemanusiaan

Ada beberapa indikator yang digunakan untuk menghitung status zona risiko Covid-19 di Indonesia, yaitu: epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan.

Indikator epidemiologi

  • Penurunan jumlah kasus positif pada minggu terakhir sebesar lebih dari 50 persen dari puncak
  • Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP pada minggu terakhir sebesar lebih dari 50 persen dari puncak
  • Penurunan jumlah meninggal kasus positif pada minggu terakhir sebesar lebih dari 50 persen dari puncak
  • Penurunan jumlah meninggal kasus ODP dan PDP pada minggu terakhir sebesar lebih dari 50 persen dari puncak
  • Penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS pada minggu terakhir sebesar lebih dari 50 persen dari puncak
  • Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat di RS pada minggu terakhir sebesar lebih dari 50 persen dari puncak
  • Persentase kumulatif kasus sembuh dari seluruh kasus positif
  • Kenaikan jumlah selesai pemantauan dari kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir
  • Laju insidensi kasus positif per 100.000 penduduk
  • Mortality rate kasus positif per 100.000 penduduk

Baca juga: WHO Ingatkan Pentingnya Karantina untuk Kendalikan Pandemi Corona

Indikator Surveilans kesehatan masyarakat

  • Jumlah pemeriksaan sampel diagnosis meningkat selama 2 minggu terakhir
  • Positivity rate rendah (target kurang dari 5 persen sampel positif dari seluruh orang yang diperiksa)

Indikator pelayanan kesehatan

  • Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS Rujukan mampu menampung sampai dengan kurang dari 20 persen jumlah pasien positif COVID-19 yang dirawat di RS
  • Jumlah tempat tidur di RS Rujukan mampu menampung sampai dengan kurang dari jumlah ODP, PDP, dan pasien positif COVID-19 yang dirawat di RS

Artinya, zona risiko di setiap dari bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi penyebaran pandemi virus corona.

Baca juga: Diklaim Aman, Vaksin Corona CNBG China Ditawarkan Gratis bagi Pelajar


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X