Nikon Indonesia Tutup, Bagaimana Sejarah Nikon?

Kompas.com - 22/10/2020, 17:05 WIB
Nikon F3AF, kamera auto fokus bagi profesional. KOMPAS/AR BUDIDARMANikon F3AF, kamera auto fokus bagi profesional.

KOMPAS.com - PT Nikon Indonesia mengumumkan penutupan operasionalnya di Indonesia mulai Kamis (22/10/2020).

Adapun informasi penutupan Nikon Indonesia tersebut diunggah dalam akun resmi Instagram Nikon Indonesia @nikonindonesia.

"Setelah hampir 8 tahun perjalanan Nikon Indonesia, kami informasikan bahwa hari ini tanggal 21 Oktober 2020 adalah hari terkahir Imaging Division PT. Nikon Indonesia beroperasi di Indonesia.

Baca juga: Catat, Berikut Daftar Lokasi Kamera Tilang Elektronik di Jakarta

Akan tetapi, kami akan tetap memberikan layanan dan support terbaik kepada para pengguna Nikon di Indonesia dengan mengintegrasikan seluruh kegiatan sales, marketing dan service ke PT Alta Nikindo selaku distributo resmi Nikon di Indonesia.

Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan dan kerjasamanya yang membuat Nikon menjadi salah satu brand fotografi terpercaya di Indonesia.

Yuk terus motret dan berkarya.

#nikonindonesia #yukmulaimotret," tulis Nikon Indonesia dalam unggahannya.

Baca juga: 25 Rekomendasi Film Horor Jepang yang Sayang untuk Dilewatkan

Kabar ini membuat sejumlah fotografer profesional merasa sedih dengan penutupan perusahaan kamera ternama ini, seperti Didiet Maulana dan Christina Tan.

Baca juga: Hari Santri 2020, Berikut Sejarah Penetapannya hingga Siapa yang Disebut Santri

Lantas, bagaimana sejarah Nikon?

Dilansir dari laman resmi Nikon, perusahaan optik ini awalnya dikenal dengan nama Nippon Kogaku Kogyo Kabushikigaisha yang berdiri pada 25 Juli 1917 di Tokyo, Jepang.

Saat itu, Nikon memulai produksi domestik instrumen optik seperti pengukur jarak dan mikroskop.

Hal ini merupakan langkah awal dari perjalanan Nikon selama satu abad setelahnya.

Baca juga: Cara Sederhana Membuat Kacamata Matahari untuk Melihat Gerhana

Selama era itu, produksi alat optik canggih merupakan urusan yang mendesak secara nasional bagi Jepang.

Dalam pembuatan alat optik, tindakan ini dipercayakan oleh presiden Mitsubishi, Koyota Iwasaki.

Oleh karena itu, rencana dibuat untuk mendirikan perusahaan optik dengan menggabungkan divisi instrumen optik perusahaan Tokyo Keiki dan divisi cermin Iwaki Glass dengan Fujii Lens Manufacturing.

Baca juga: Viral Foto Masker Bekas Seharga Rp 330.000 Dijual di Apotek di Yogyakarta

Awal mula

Karyawan berjalan di lobi pabrik Nikon Thailand Co.Ltd yang berada di kawasan industri Rojana, Ayutthaya, Thailand, Jumat (10/10/2014). Nikon Thailand mulai beroperasi pada 1990, dan saat ini mempekerjakan 7.404 karyawan.KOMPAS/RADITYA HELABUMI Karyawan berjalan di lobi pabrik Nikon Thailand Co.Ltd yang berada di kawasan industri Rojana, Ayutthaya, Thailand, Jumat (10/10/2014). Nikon Thailand mulai beroperasi pada 1990, dan saat ini mempekerjakan 7.404 karyawan.

Penggabungan ini memunculkan Nippon Kogaku K.K. dan selanjutnya, Nikon seperti yang disebutkan hari ini.

Kemudian, perusahaan mulai meneliti kaca optik dengan menghentikan operasi, karena tidak dapat sepenuhnya mengatasi beberapa kesulitan teknis pada 1918.

Kabar baik pun datang di perusahaan optik ini, pada 1922, swasembada kaca optik memasok produk instrumen optik dalam negeri dan penelitian pun berlanjut.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X