Mengenal Pasukan Marinir TNI yang Kawal Pulang Massa Pedemo Tolak Omnibus Law di Jakarta

Kompas.com - 21/10/2020, 12:30 WIB

KOMPAS.com - Prajurit TNI mengantar pulang sekelompok remaja yang masih tersisa di Kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta setelah mereka tidak membubarkan diri usai aksi melebihi waktu 18.00 WIB.

Seperti diberitakan Antara, tak ada tembakan gas air mata dari petugas keamanan dalam aksi yang dilakukan pada Selasa, 20 Oktober 2020 itu.

"Bapak-bapak tentara akan mengawal adik-adik semua hingga selamat. Pulang selamat kembali ya. Adik-adik kita mau kawal pulang. Ayo marinir itu diantar pulang," kata Dandim 0501/JP BS Kolonel Inf Luqman Arief dari mobil komando.

Tak lama anggota dari TNI pun menghampiri anak-anak remaja itu agar bergerak dan membubarkan diri dari sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha.

Pada pukul 18.05 WIB, kondisi di sekitar Kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha pun terpantau kondusif.

Baca juga: Ramai soal Latihan Terbang Malam di Langit Yogyakarta-Klaten, Ini Penjelasan TNI AU

Lantas, seperti apa pasukan Marinir itu?

Awal terbentuknya

Presiden Joko Widodo saat mengecek pasukan Marinir dalam apel pasukan di Markas Korps Marinir Jakarta Selatan, Jumat (11/11/2016).Fabian Januarius Kuwado Presiden Joko Widodo saat mengecek pasukan Marinir dalam apel pasukan di Markas Korps Marinir Jakarta Selatan, Jumat (11/11/2016).

Sejatinya perjalanan Korps Marinir di Indonesia sudah ada sejak penjajahan yang tergabung dalam Marinir Belanda. Namun, ketika Belanda pergi meninggalkan Indonesia, ada sebagian yang menjadi pelatih Marinir Indonesia.

Keberadaan Marinir Indonesia secara khusus terbentuk pada 15 November 1945 di Pangkalan IV ALRI (Angkatan Laut Republik Indonesia) Tegal.

Di sinilah dilatih para pelaut Indonesia yang masuk dalam ALRI agar bisa bertempur di darat dalam keadaan darurat.

Baca juga: Viral, Video Balita di Papua Tak Ingin Berpisah dengan Prajurit TNI

Tugas utama Korps Marinir yakni sebagai pasukan pendarat, pasukan yang menyerang dari laut ke darat.

Mereka dibekali beberapa pelatihan militer lintas matra untuk menunjang penugaan khusus.

Pada 9 Oktober 1948, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertahanan Nomor: A/565/1948 ditetapkan adanya Korps Komando di dalam Angkatan Laut sehingga seluruh satuan kelautan tersebut dilebur menjadi Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL).

Baca juga: TNI AL Buka Pendaftaran Calon Tamtama PK Gelombang II, Syarat Minimal Lulusan SMP

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Hepatitis Akut Misterius, Sudah 650 Kasus Tersebar di 33 Negara

Update Hepatitis Akut Misterius, Sudah 650 Kasus Tersebar di 33 Negara

Tren
MUI Siapkan Panduan untuk Antisipasi Hewan Kurban Terkena PMK

MUI Siapkan Panduan untuk Antisipasi Hewan Kurban Terkena PMK

Tren
Update Pencarian Anak Ridwan Kamil: Gunakan Drone, Penyelam, hingga Radius 8 Kilometer

Update Pencarian Anak Ridwan Kamil: Gunakan Drone, Penyelam, hingga Radius 8 Kilometer

Tren
Viral soal Cerita Penumpang Mengaku Tertinggal KA yang Diberangkatkan Lebih Awal dari Yogyakarta, KAI Bersuara

Viral soal Cerita Penumpang Mengaku Tertinggal KA yang Diberangkatkan Lebih Awal dari Yogyakarta, KAI Bersuara

Tren
PSSI Gencar Naturalisasi Pemain, Apa Dampaknya bagi Sepak Bola Tanah Air?

PSSI Gencar Naturalisasi Pemain, Apa Dampaknya bagi Sepak Bola Tanah Air?

Tren
Video Viral Warga di Purbalingga Geruduk Rumah Kakek yang Diduga Sekap Gadis 12 Tahun

Video Viral Warga di Purbalingga Geruduk Rumah Kakek yang Diduga Sekap Gadis 12 Tahun

Tren
Posisi CPNS yang Mundur Bisa Digantikan Pelamar Peringkat di Bawahnya

Posisi CPNS yang Mundur Bisa Digantikan Pelamar Peringkat di Bawahnya

Tren
Kronologi Kecelakaan Maut di Menara Saidah, Pasutri Tewas, Sopir Pajero Jadi Tersangka

Kronologi Kecelakaan Maut di Menara Saidah, Pasutri Tewas, Sopir Pajero Jadi Tersangka

Tren
Unesco Tetapkan Tanjung Benoa Jadi Komunitas Siaga Tsunami

Unesco Tetapkan Tanjung Benoa Jadi Komunitas Siaga Tsunami

Tren
Jumlah CPNS yang Mengundurkan Diri Berkurang, Bagaimana dengan PPPK Guru dan Nonguru?

Jumlah CPNS yang Mengundurkan Diri Berkurang, Bagaimana dengan PPPK Guru dan Nonguru?

Tren
Bandung Masuk Kota dengan Makanan Tradisional Terbaik 2021 Versi TasteAtlas

Bandung Masuk Kota dengan Makanan Tradisional Terbaik 2021 Versi TasteAtlas

Tren
Ini Jadwal, Harga, dan Cara Beli Tiket Formula E Jakarta 2022

Ini Jadwal, Harga, dan Cara Beli Tiket Formula E Jakarta 2022

Tren
Tips Mengikuti UTBK-SBMPTN 2022 Gelombang II

Tips Mengikuti UTBK-SBMPTN 2022 Gelombang II

Tren
Mengenal Tes DNA, yang Siap Dilakukan Rezky Adhitya untuk Buktikan Status Anak

Mengenal Tes DNA, yang Siap Dilakukan Rezky Adhitya untuk Buktikan Status Anak

Tren
CPNS yang Mengundurkan Diri Berkurang Jadi 100 Orang, Ini Kata BKN

CPNS yang Mengundurkan Diri Berkurang Jadi 100 Orang, Ini Kata BKN

Tren
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.