Shalat Berjamaah Kembali Digelar di Masjidil Haram Setelah 7 Bulan

Kompas.com - 18/10/2020, 20:45 WIB
Salat berjamaah di Masjidil Haram setelah 7 bulan Haramain Sharifain/TwitterSalat berjamaah di Masjidil Haram setelah 7 bulan

KOMPAS.com – Arab Saudi kembali mengizinkan warga dan penduduk di dalam Kerajaan Arab Saudi untuk melakukan shalat berjamaah di Masjidil Haram, Mekkah.

Pelaksanaan ibadah shalat berjamaah ini tetap dengan izin dan memberlakukan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona. 

Melansir dari Reuters (18/10/2020) hal ini dilakukan pertama kalinya setelah tujuh bulan hal tersebut tidak dilakukan akibat pandemi terjadi di Arab Saudi.

Terakhir kali ibadah shalat berjamaah masih diperbolehkan di Dua Masjid Suci pada 20 Maret 2020. 

Awal bulan Oktober ini Arab Saudi juga telah mengizinkan warganya dan penduduk yang tinggal di sana untuk melakukan Umrah dengan mengunjungi tempat-tempat suci umat Islam, Mekkah dan Madinah setelah jeda tujuh bulan akibat adanya kekhawatiran virus.

Baca juga: Arab Saudi Akan Gelar Umrah Tahap 2 di Masa Pandemi Covid-19 Esok

Umrah fase 2

Melansir dari Arab News, Arab Saudi mengizinkan umrah berlangsung dengan kapasitas terbatas yakni sebanyak 75 persen.

Pembukaan terbatas ini dilakukan sebagai bagian fase kedua dimulainya kembali kunjungan secara bertahap.

Tahap kedua ini memungkinkan solat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah digelar.

Menurut rencana yang dibuat lembaga pemerintah, tahap kedua dimulainya umrah kembali akan memungkinkan hingga 15.000 umat dan 40.000 jemaah atau sekitar 75 persen kapasitas terisi.

Hal itu dengan tetap mempertimbangkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona.

Adapun setiap kelompok jemaah hanya diberi waktu tiga jam untuk menyelesaikan ritual ibadah umrah.

Update Covid-19 di Arab Saudi

Warga Mekkah mulai dapat salat berjamaah di Masjidil Haram setelah sebelumnya absen selama 7 bulan. screenshoot Warga Mekkah mulai dapat salat berjamaah di Masjidil Haram setelah sebelumnya absen selama 7 bulan.

Sampai dengan saat ini Minggu (18/10/2020) mengutip data dari Worldometers jumlah kasus virus corona di Arab Saudi ada sebanyak 341.854 kasus.

Adapun korban meninggal sebanyak 5.165 orang. Sedangkan yang sudah sembuh sebanyak 328.165.

Baca juga: Lebih dari 36.000 Jemaah Telah Selesai Jalani Umrah Tahap Pertama


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X