Kompas.com - 18/10/2020, 13:30 WIB
Pengunjung saat melakukan pengecekan suhu tubuh di dealer BMW Astra Serpong, Tangerang, Sabtu (17/10/2020). BMW Indonesia menggelar program penjualan pada masa PSBB transisi pandemi Covid-19 di 8 jaringan diler resmi BMW Group Indonesia dengan menerapkan protokol kesehatan dan sanitasi. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPengunjung saat melakukan pengecekan suhu tubuh di dealer BMW Astra Serpong, Tangerang, Sabtu (17/10/2020). BMW Indonesia menggelar program penjualan pada masa PSBB transisi pandemi Covid-19 di 8 jaringan diler resmi BMW Group Indonesia dengan menerapkan protokol kesehatan dan sanitasi.

KOMPAS.com – Pemerintah mensosialisasikan upaya penanggulangan Covid-19 dengan aman, iman, dan imun.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Doni Monardo dalam Agenda Konferensi Harian BNPB, Jumat (16/10/2020).

Baca juga: Dua Penelitian Terbaru Perkuat Bukti Pemilik Golongan Darah O Lebih Kebal Covid-19

Lantas apa yang dimaksud aman, iman dan imun tersebut?

Aman yang dimaksudkan Doni, yakni agar masyarakat aman dari Covid-19 maka hal pertama yang harus dilakukan yakni agar senantiasa patuh pada protokol kesehatan, yakni:

  • Menjaga jarak
  • Memakai masker
  • Menghindari kerumunan dan
  • Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer

Baca juga: Berikut Cara Membuat Hand Sanitizer Sendiri dengan Lima Bahan Sederhana

Kemudian, Doni menyampaikan kepatuhan protokol kesehatan tersebut juga harus dilengkapi pula dengan iman.

“Harus dilengkapi dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada Allah. Kepada Tuhan Yang Maha Esa,” jelas Doni

Iman yakni masyarakat harus bersabar dalam menghadapi musibah.

Baca juga: Bagaimana Cara Membedakan Flu dengan Covid-19?

Protokol kesehatan

Tim pemakam jenazah dari BPBD Samarinda saat menguburkan salah satu jenazah Covid-19 di TPU Raudlatul Jannah, Jalan Serayu, Tanah Merah, Kota Samarinda, Kaltim, akhir September 2020. Dok. BPBD Samarinda Tim pemakam jenazah dari BPBD Samarinda saat menguburkan salah satu jenazah Covid-19 di TPU Raudlatul Jannah, Jalan Serayu, Tanah Merah, Kota Samarinda, Kaltim, akhir September 2020.

Karena dengan bersabar maka dapat mengendalikan diri sehingga tetap patuh pada protokol kesehatan.

Doni mengingatkan kepatuhan protokol kesehatan belumlah sebanding dengan perjuangan, pengorbanan dan penderitaan dokter yang merawat pasien di Rumah Sakit untuk melayani pasien tanpa mereka tahu apakah pasien yang datang merupakan pasien Covid-19 atau pun non-Covid.

Padahal mereka yang datang bisa saja pasien Covid-19 namun tanpa gejala (OTG).

“Tak sedikit dokter umum yang juga akirnya wafat karena menangani pasien yang bukan Covid-19  ternyata tanpa diketahui pasien tersebut adalah OTG,” kata Doni.

Baca juga: Update: Daftar 53 Daerah Berstatus Zona Merah Covid-19 di Indonesia

Adapun terkait imun, ia mengingatkan agar masyarakat meningkatkan imunitas tubuhnya.

Adapun cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan imun yakni dengan cara;

  • Olahraga teratur
  • Istirahat cukup
  • Tidak boleh bergadang
  • Memakan makanan berkualitas
  • Minum vitamin
  • Tidak boleh panik
  • Hati pun harus gembira

Doni yakin manakala metode kewajiban menjaga keamanan dengan mematuhi protokol kesehatan dan wajib meningkatkan keimanan serta imunitas maka besar peluang untuk menghindari Covid-19.

Baca juga: Dua Penelitian Terbaru Perkuat Bukti Pemilik Golongan Darah O Lebih Kebal Covid-19

Covid-19 di Indonesia

Tangkapan layar Peta Sebaran Kasus Virus Corona di Indonesiascreenshoot Tangkapan layar Peta Sebaran Kasus Virus Corona di Indonesia

Sementara itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk memiliki iman, imun, aman, dan amin selama pandemi Covid-19.

Selain iman, imun, dan aman yang dikemukakan oleh Doni, terakhir, kata Ma'ruf, untuk mendapatkan berkah dan ramhat Tuhan Yang Maha Esa, maka tidak boleh lupa untuk mengucapkan kata amin, mengamini doa bersama yang dilakukan.

"Kita juga jangan lupa untuk amin. Jadi iman, imun, aman, amin. Berdoa kepada Allah, kita berdoa mengamini bersama dari orang yang memimpin doa itu karena kita semua membutuhkan berkah dan ramat Allah," imbuhnya.

Baca juga: Saat WHO Peringatkan tentang Bahaya Nasionalisme Vaksin...

Diketahui, kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai 357.762 pada Sabtu (17/10/2020).

Jumlah tersebut didapatkan setelah ada penambahan 4.301 kasus dalam 24 jam terakhir.

Kasus pasien yang meninggal dunia tercatat mencapai 12.431 orang, dan orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 sebanyak 281.592.

Sejauh ini, sudah 500 kabupaten/kota terdampak Covid-19 dari 514 kabupaten/kota.

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Diketahui soal OTG pada Covid-19

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Cara Membedakan Flu dengan Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.