Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini 5 Camilan yang Bisa Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Kompas.com - 18/10/2020, 13:02 WIB
Nur Fitriatus Shalihah,
Jihad Akbar

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Imunitas atau sistem kekebalan tubuh di masa pandemi virus corona harus selalu terjaga dengan baik.

Untuk mendukung itu, ada beragam jenis makanan yang bisa meningkatkan sistem imun tubuh.

Jika tak suka makanan berat, ada snack atau camilan sebagai pilihannya.

Berikut ini camilan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh:

1. Biji bunga matahari

Dikutip dari Time of India Times, 17 April 2020, biji bunga matahari atau kuaci kaya akan vitamin E dan nutrisi.

Biji kecil yang renyah itu juga mengandung selenium yang membantu tubuh melawan jenis kanker tertentu dan membangun kekebalan tubuh.

Baca juga: 5 Bahan Makanan untuk Imunitas Tubuh pada Obat Tradisional India

2. Dark chocolate

Dilansir Daily Sabah, 17 Februari 2020, menurut ahli gizi Busra Mutlu, kakao yang ditemukan dalam dark chocolate atau cokelat hitam mengadung senyawa fenolik yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Dia mengatakan cokelat hitam sama baiknya dalam melawan flu biasa, terutama karena zinc yang dikandungnya dan kandungan gulanya yang rendah.

Mutlu mengatakan, bahkan penderita diabetes dapat memakan sedikit cokelat hitam, asalkan tidak berlebihan.

Baca juga: Kunyit dan Madu, Tingkatkan Imun hingga Pangkas Kolesterol

3. Sayap ayam 

Dilansir Eat This, 18 Desember 2020, sayap ayam adalah makanan pesta pamungkas. Dikenal dengan bagian luarnya yang digoreng dan dapat dengan cepat memudar menjadi basah.

Selain untuk lauk, sayap ayam juga bisa dimakan sebagai camilan. Biasanya ditambah dengan saus yang banyak

Resep sayap ayam goreng ini dibuat dari sayap empuk dengan eksterior renyah yang menahan glasir bawang putih, kedelai wijen. Tidak ada adonan, tidak ada minyak berlebih, hanya ayam renyah yang dilumuri saus pedas.

Baca juga: Simak, Ini 15 Makanan yang Sebaiknya Dihindari agar Sistem Imun Kuat

4. Smoothie matcha mint

Masih dari Eat This, matcha dikenal kaya akan antioksidan, khususnya polifenol. Matcha memiliki potensi untuk membantu melindungi dari penyakit jantung.

Sementara banyak yang menyukai warna hijau yang cocok untuk makanan dan minuman, rasanya yang kuat dapat menjadi pencegah penyakit.

Dengan memadukannya dengan madu dan mint, smoothie ini adalah cara yang bagus bagi pemula untuk menambahkan matcha ke pagi Anda.

Baca juga: Dosen IPB Ciptakan Garam Peningkat Imunitas dari Rumput Laut

5. Almond

Dikutip Deccan Herald, 31 Oktober 2010, para peneliti dari Institute of Food Research di Norwich dan Policlinico Universitario Italia menemukan bahan kimia alami di kulit almond yang meningkatkan respons sistem kekebalan terhadap infeksi virus.

Studi tersebut mengungkapkan kulit almond meningkatkan kemampuan sel darah putih untuk mendeteksi virus, sekaligus meningkatkan kemampuan tubuh untuk mencegah virus agar tidak mereplikasi dan menyebar ke dalam tubuh.

Para peneliti juga menemukan, bahkan setelah almond dicerna di usus, masih ada peningkatan pertahanan sistem kekebalan terhadap virus.

Menurut para peneliti, temuan itu menunjukkan kacang-kacangan dapat meningkatkan kemampuan sistem kekebalan untuk melawan berbagai macam virus, termasuk yang menyebabkan flu.

Baca juga: Ini Tips dari Satgas untuk Jaga dan Tingkatkan Imunitas

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Beredar Foto Cacing Berkepala Martil, Apakah Berbahaya?

Beredar Foto Cacing Berkepala Martil, Apakah Berbahaya?

Tren
Uang Pecahan Kecil Palsu Banyak Beredar Setelah Lebaran, BI Jelaskan Bedanya

Uang Pecahan Kecil Palsu Banyak Beredar Setelah Lebaran, BI Jelaskan Bedanya

Tren
5 Kampus Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR by Subject 2024

5 Kampus Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR by Subject 2024

Tren
Video Viral Pengemis Lansia di Kulonprogo Pukul Mobil yang Tak Beri Uang, Aksinya Disebut Bukan yang Pertama

Video Viral Pengemis Lansia di Kulonprogo Pukul Mobil yang Tak Beri Uang, Aksinya Disebut Bukan yang Pertama

Tren
Kala Sopir Bus Ajak Penumpangnya Rayakan Lebaran di Rumah Sang Mertua...

Kala Sopir Bus Ajak Penumpangnya Rayakan Lebaran di Rumah Sang Mertua...

Tren
Pasien Kanker Prostat Diprediksi Akan Naik Dua Kali Lipat dalam 20 Tahun, Ini Alasannya

Pasien Kanker Prostat Diprediksi Akan Naik Dua Kali Lipat dalam 20 Tahun, Ini Alasannya

Tren
Kisah Penjual di Tebet, Hampir Kena Tipu Jutaan Rupiah dengan Modus Bukti Transfer QRIS Palsu

Kisah Penjual di Tebet, Hampir Kena Tipu Jutaan Rupiah dengan Modus Bukti Transfer QRIS Palsu

Tren
Catat, Ini Kategori ASN yang Tidak Boleh WFH pada 16-17 April 2024

Catat, Ini Kategori ASN yang Tidak Boleh WFH pada 16-17 April 2024

Tren
Akibat Serangan Awal Iran, Israel Disebut Alami Kerugian Rp 1,6 Triliun

Akibat Serangan Awal Iran, Israel Disebut Alami Kerugian Rp 1,6 Triliun

Tren
Penembakan Bandara Internasional Kuala Lumpur, Satu Korban Luka akibat Salah Sasaran

Penembakan Bandara Internasional Kuala Lumpur, Satu Korban Luka akibat Salah Sasaran

Tren
Iran Serang Israel, Begini Respons Negara-negara Timur Tengah

Iran Serang Israel, Begini Respons Negara-negara Timur Tengah

Tren
Profil Bupati Maggarai Herybertus GL Nabit yang Pecat 249 Nakes

Profil Bupati Maggarai Herybertus GL Nabit yang Pecat 249 Nakes

Tren
Jika Israel Serang Balik Iran, Biden Pastikan AS Tak Akan Ikut Campur

Jika Israel Serang Balik Iran, Biden Pastikan AS Tak Akan Ikut Campur

Tren
Respons Pemimpin Dunia atas Serangan Iran ke Wilayah Israel

Respons Pemimpin Dunia atas Serangan Iran ke Wilayah Israel

Tren
Polisi Ungkap Dugaan Motif Penusukan Massal di Mal Australia

Polisi Ungkap Dugaan Motif Penusukan Massal di Mal Australia

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com