Mengenal Eurofighter Typhoon, Jet Tempur yang Akan Dibeli Menhan Prabowo dalam Kondisi Bekas

Kompas.com - 16/10/2020, 19:00 WIB
Pesawat tempur Eurofighter Typhoon milik Austria dalam event Zeltweg Air Power 2011 di Austria. Eurofighter - GEOFFREY H LEEPesawat tempur Eurofighter Typhoon milik Austria dalam event Zeltweg Air Power 2011 di Austria.

KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Austria pada Selasa (20/10/2020).

Diberitakan Kompas.com, Jumat (16/10/2020), rencana kunjungan tersebut diketahui melalui Surat Menteri Pertahanan Nomor 241/M/2020 yang ditandatangani Prabowo pada Kamis (8/10/2020).

Surat tersebut merupakan surat balasan kepada Menhan Austria, Klaudia Tanner, berkenaan dengan minat Indonesia membeli jet tempur Eurofighter Typhoon, bekas angkatan udara Austria.

Dalam pemberitaan salah satu media Austria, Kronen Zeitung, Selasa (13/10/2020), Prabowo dan Klaudia disebut akan menggelar pembicaraan mengenai pembelian Eurofighter Typhoon.

Sebelumnya, Prabowo telah mengajukan penawaran pembelian 15 pesawat jet Eurofighter Typhoon pada 10 Juli 2020.

Baca juga: Prabowo Akan Melawat ke Austria, Bahas Pembelian Jet Tempur Bekas

Mengenal Eurofighter Typhoon

Dikutip dari laman resmi Eurofighter, jet tempur Eurofighter Typhoon merupakan hasil kerja sama dari empat negara Eropa, yaitu Inggris, Jerman, Italia, dan Spanyol.

Konstruksi purwarupa pertama dari Eurofighter Typhoon dimulai pada 1989. Kemudian pada 1994, DA1 dan DA2 Eurofighter Typhoon memulai uji coba penerbangan pertamanya.

Pada 1997, tes penerbangan yang ke 500 diadakan di Manching, Jerman, disusul dengan serangkaian tes berikutnya, seperti uji senjata, kapasitas bahan bakar, dan kecepatan supersonik.

Pada 2003, Eurofighter Typhoon secara resmi memulai misi operasionalnya di empat negara produsen pesawat ini.

Baca juga: Mengintip Kecanggihan Jet Tempur F-35 Bidikan Menhan Prabowo

Pada 2007, Austria menjadi negara pertama di luar negara produsen yang membeli pesawat ini, disusul Arab Saudi pada 2008.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X