Inggris Tetapkan 3 Aturan Sistem Baru Lockdown, Ini Rinciannya

Kompas.com - 16/10/2020, 12:31 WIB
Para pengunjuk rasa menggelar aksi menentang aturan pembatasan yang dikeluarkan pemerintah PM Inggris terkait penyebaran Covid-19, di Trafalgar Square di London, Inggris, Sabtu (26/9/2020). Aksi yang diikuti ribuan warga tersebut di antaranya menolak kebijakan lockdown, vaksinasi, dan kewajiban penggunaan masker. AFP/JUSTIN TALLISPara pengunjuk rasa menggelar aksi menentang aturan pembatasan yang dikeluarkan pemerintah PM Inggris terkait penyebaran Covid-19, di Trafalgar Square di London, Inggris, Sabtu (26/9/2020). Aksi yang diikuti ribuan warga tersebut di antaranya menolak kebijakan lockdown, vaksinasi, dan kewajiban penggunaan masker.

KOMPAS.com - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengungkapkan, Inggris nantinya akan menerapkan tiga aturan sistem baru untuk penguncian atau lockdown pada Senin (12/10/2020).

Adapun tiga aturan sistem baru ini berlaku berdasarkan tingkat keparahan kasus virus corona

Dilansir dari Guardian, (15/10/2020), tiga aturan ini dibedakan menjadi area berisiko "sedang", "tinggi", dan "sangat tinggi".

Namun, belum tahu kapan aturan sistem baru lockdown ini mulai diterapkan.

Baca juga: Beberapa Catatan soal Resesi Inggris...

Berikut rangkuman aturan sistem lockdown yang berlaku.

Tingkat 1 ( risiko sedang)

Diberlakukan "aturan enam", artinya orang tidak dapat bersosialisasi kelompok yang terdiri dari lebih dari enam orang, baik di dalam maupun luar ruangan.

  • Asisten rumah tangga dapat pulang-pergi dari rumah ke tempat kerjanya dan tidak dihitung sebagai bagian dari batas enam orang.
  • Beberapa tempat dapat terus beroperasi untuk menjalankan bisnis, namun pub dan restoran harus memastikan pelanggan hanya mengonsumsi makanan dan minuman sambil duduk, dan tempat tersebut harus tutup antara pukul 22.00-05.00 waktu setempat.
  • Makanan takeaway dapat dijual di atas pukul 22.00 jika dipesan melalui telepon atau secara online.
  • Sekolah dan universitas tetap buka.
  • Tempat ibadah tetap buka, namun orang tidak boleh berbaur dalam kelompok yang terdiri lebih dari enam orang.
  • Pernikahan dan pemakaman dapat dilaksanakan dengan pembatasan jumlah orang yang dapat hadir yakni maksimal 15 orang pada resepsi pernikahan, dan 30 orang pada prosesi pemakaman.
  • Kelas latihan dan olahraga yang terorganisir dapat dilakukan di luar ruangan, namun jika anggota kurang dari 6 orang, maka diperolehkan di dalam ruangan.

Baca juga: Bagaimana Cara Membedakan Flu dengan Covid-19?

Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X