WHO Sebut Angka Kematian Corona Harian di Eropa Bisa Naik 5 Kali Lipat

Kompas.com - 16/10/2020, 10:35 WIB
Seorang pendukung Uni Eropa mengibarkan bendera di depan kantor parlemen London, Inggris, Rabu (30/9/2020), saat berlangsungnya putaran ke-9 pembicaraan dagang antara Uni Eropa dengan Inggris di Brussels, Belgia, tentang RUU Pasar Internal Inggris yang kontroversial. AP PHOTO/FRANK AUGSTEINSeorang pendukung Uni Eropa mengibarkan bendera di depan kantor parlemen London, Inggris, Rabu (30/9/2020), saat berlangsungnya putaran ke-9 pembicaraan dagang antara Uni Eropa dengan Inggris di Brussels, Belgia, tentang RUU Pasar Internal Inggris yang kontroversial.

KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyoroti angka kematian harian akibat virus corona di Eropa.

Diprediksi oleh WHO, angka kematian harian tersebut dapat meningkat empat hingga lima kali lipat dalam beberapa bulan mendatang, jika langkah pengendalian yang tepat tidak dilakukan.

Dikutip dari The Guardian, Kamis (15/10/2020), pernyataan tersebut disampaikan Direktur Regional WHO untuk Eropa, Dr Hans Kluge.

Kluge mengatakan, Eropa mencatatkan penambahan kasus mingguan tertinggi, setelah virus corona dilaporkan menyebar dengan cepat di seluruh benua itu.

"Perkembangan situasi epidemiologis di Eropa cukup mengkhawatirkan. Angka kasus baru harian meningkat, kasus rawat inap meningkat, dan Covid-19 telah menjadi penyebab kematian nomor lima di wilayah ini, 1.000 kematian per hari," kata Kluge.

Kluge mengatakan kasus konfirmasi positif Covid-19 di 53 negara anggota Uni Eropa mengalami peningkatan dari 6 juta kasus menjadi lebih dari 7 kasus dalam waktu 10 hari.

Sementara itu, pada 9 dan 10 Oktober, total penambahan kasus harian melebihi 120.000 kasus untuk pertama kalinya.

Kluge mengatakan, peningkatan kapasitas tes turut berkontribusi terhadap peningkatan kasus konfirmasi positif harian.

Baca juga: Update Corona Dunia: 39 Juta Orang Terinfeksi | Perancis Laporkan 30.000 Kasus Baru Harian

Kematian bisa naik hingga 5 kali lipat

Di sisi lain, Kluge menyebut mayoritas kasus penularan terjadi pada kelompok masyarakat usia muda.

Dia juga mengatakan, peningkatan kemampuan rumah sakit untuk menangani kasus Covid-19 yang parah telah membantu menurunkan tingkat kematian.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X