Kasus Kematian Covid-19 di Brasil Lewati Angka 150.000, Bagaimana Kondisinya?

Kompas.com - 11/10/2020, 17:22 WIB
Foto udara bayangan salib di pemakaman Parque Taruma, di tengah penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di Manaus, Brazil, Senin (15/6/2020). Foto diambil dengan drone. ANTARA FOTO/REUTERS/BRUNO KELLYFoto udara bayangan salib di pemakaman Parque Taruma, di tengah penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di Manaus, Brazil, Senin (15/6/2020). Foto diambil dengan drone.

KOMPAS.com - Jumlah kasus kematian akibat virus corona di Brasil telah melewati angka 150.000 pada Sabtu (10/10/2020).

Keterangan ini disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Brasil.

Tingkat infeksi virus corona di negara-negara Amerika Selatan juga disebut mengalami pelambatan.

Baca juga: Update Corona di Dunia 11 Oktober: 37,4 Juta Infeksi | Perdana Menteri Israel Dituntut Mundur

Melansir data dari laman Worldometers, Minggu (11/10/2020) siang, Brasil sendiri telah mencatatkan 150.236 kasus kematian dengan lebih dari 5 juta kasus infeksi Covid-19 yang telah dikonfirmasi.

Jumlah kasus kematian di Brasil menjadi yang kedua tertinggi di dunia setelah Amerika Serikat (AS), yang telah mencatatkan lebih dari 200.000 kasus kematian.

Sementara, dari sisi jumlah total kasus, Brasil menempati posisi ketiga setelah AS dan India.

Baca juga: Obesitas dan Tingginya Angka Kematian akibat Virus Corona di AS...

Gelombang pertama

Dengan demikian, Brasil menyumbang mayoritas kasus infeksi dan kematian di wilayah Amerika Selatan. 

Meski begitu, kasus-kasus baru di Brasil disebut mulai mengalami penurunan secara perlahan meski sejumlah ahli mengatakan bahwa penurunan tersebut tergolong lambat dibandingkan negara-negara lain di Eropa dan Asia.

Kondisi tersebut menunjukkan potensi posisi Brasil yang masih berada di gelombang pertama pandemi.

Baca juga: Bagaimana Cara Membedakan Flu dengan Covid-19?

Akan tetapi, dengan lebih banyaknya kemungkinan perawatan atau pengobatan yang diketahui saat ini, dan kesadaran yang terus tumbuh, para ahli kesehatan mengatakan bahwa sistem lebih mampu menghadapi pandemi daripada sebelumnya.

"Saya tidak tahu apakah kondisi terburuk telah dilalui karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Akan tetapi, kita telah mengalami kondisi yang lebih buruk dari ini," kata Kepala Unit Perawatan Intensif di Emilio Ribas Institute Sao Paulo, Dr Jaques Sztanjnbok sebagaimana dikutip Straits Times, Minggu (11/10/2020).

Sejak awal pandemi, Brasil menghadapi kondisi yang sulit dengan pecahnya pendapat dari para pemimpin untuk menangani kondisi yang dialami.

Baca juga: Hadapi Gelombang Tiga Covid-19, Apa yang Terjadi dengan Malaysia?

Kasus Covid-19

Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengacungkan jempol ke hadapan wartawan, saat ditemui usai dinyatakan positif Covid-19 pada Selasa (7/7/2020).TV BRASIL via REUTERS TV Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengacungkan jempol ke hadapan wartawan, saat ditemui usai dinyatakan positif Covid-19 pada Selasa (7/7/2020).

Presiden Jair Bolsonaro cenderung meremehkan keseriusan infeksi Covid-19.

Bahkan setelah terpapar, ia tetap bersikeras untuk kembali kepada kebijakan-kebijakan normal untuk mencegah rusaknya kondisi ekonomi negara.

Sebaliknya, para pemimpin negara bagian menerapkan langkah-langkah pencegahan seperti pemberlakuan jarak fisik pada awal krisis untuk menekan penyebaran yang mungkin terjadi meski pada akhirnya pelonggaran dilakukan dengan cepat karena kondisi ekonomi. 

Hingga kini, perkembangan kasus terus terjadi.

Baca juga: Benarkah Vaksin Covid-19 Siap pada Januari 2021?

 

Meski telah menunjukkan perlambatan, kondisi pandemi di waktu yang akan datang masih belum dapat diprediksi secara pasti.

Dari kasus-kasus yang telah dilaporkan di Brasil, setidaknya lebih dari 4 juta pasien telah dinyatakan sembuh.

Adapun kasus aktif yang tercatat saat ini adalah sebanyak 487.882 kasus dengan 8.318 di antaranya berada dalam kondisi serius.

Perlu diketahui, secara global, jumlah kasus Covid-19 yang telah dikonfirmasi di dunia telah melewati angka 37 juta dengan lebih dari 1 juta kematian di dalamnya.

Sementara itu, 28,1 juta pasien telah dinyatakan sembuh.

Baca juga: Mengenal 9 Kandidat Vaksin Virus Corona

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Ketentuan Soal Vaksinasi di Indonesia

Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X