Kompas.com - 11/10/2020, 11:07 WIB

KOMPAS.com - Setelah melakukan aktivitas berjam-jam sejak pagi, tidur siang menjadi kebutuhan bagi banyak orang untuk kembali mendapatkan kebugaran tubuh.

Dari sisi kesehatan, tidur siang juga memiliki segudang manfaat, seperti mencegah penyakit jantung, stroke, dan lain-lain.

Pakar kesehatan tidur RS Mitra Keluarga dr Andreas Prasdja, RPSGT, mengatakan, waktu terbaik untuk tidur atau istirahat siang adalah di jam-jam setelah makan siang.

"Jam-jam setelah makan siang itu baik, kira-kira jam 13.00 atau jam 14.00," kata dr Andreas kepada Kompas.com, Sabtu (10/10/2020).

Untuk usia produktif, durasi waktu tidur yang disarankan adalah 15-20 menit.

Tidur siang untuk tingkatkan produktivitas

Andreas mengatakan, konteks tidur siang adalah untuk meningkatkan produktivitas, bukan membayar utang tidur.

Oleh karena itu, durasi tidur pun tak perlu lama.

Saat tidur, kata dia, kemampuan otak, produktivitas, performa, serta stabilitas emosianal akan dibangun.

Efek itu tak bisa digantikan oleh zat apa pun.

"Sayangnya, sampai sekarang belum ada satu zat pun yang bisa menggantikan efek restoratif tidur, bahkan kafein sekali pun," ujar dia.

Baca juga: Berbahayakah Tidur dengan Kipas Angin Menyala Sepanjang Malam?

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.