[POPULER TREN] Website DPR Diretas Jadi "Dewan Penghianat Rakyat" | Gejala Neurologis pada Sebagian Besar Pasien Covid-19

Kompas.com - 09/10/2020, 05:42 WIB
Populer Tren Populer Tren
Penulis Jihad Akbar
|

KOMPAS.com - Laman Tren pada Kamis (8/10/2020) hingga Jumat (9/10/2020) diramaikan sejumlah pemberitaan.

Mulai dari peretasan website DPR RI, www.dpr.go.id, yang tulisan pada beranda menjadi “Dewan Penghianat Rakyat”.

Kemudian, sebuah studi yang mengungkap sebagian besar pasien positif virus corona menunjukkan gejala neurologis hingga isi aturan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto terkait radiologi yang ramai dikritik.

Berikut lima berita yang meramaikan laman Tren sepanjang Kamis (8/10/2020) hingga Jumat (9/10/2020):

1. Website DPR Diretas Jadi "Dewan Penghianat Rakyat"

Media sosial pada Kamis (8/10/2020) diramaikan dengan sebuah video yang menampilkan adanya perubahan nama beranda pada situs resmi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Dalam video berdurasi 15 detik itu, situs resmi DPR, www.dpr.go.id, tertulis "Dewan Penghianat Rakyat Republik Indonesia".

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar, membenarkan kabar diretasnya situs resmi DPR RI tersebut.

"Iya, ada upaya untuk hack, sampai hari ini membanjiri web DPR dengan virus-virusnya," ujar Indra kepada Kompas.com, Kamis (8/10/2020).

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini:

Website Diretas Menjadi Dewan Penghianat Rakyat, Ini Penjelasan Sekjen DPR

2. Studi: Sebagian Besar Pasien Covid-19 Tunjukkan Gejala Neurologis

Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Annals of Clinical and Translational Neurology mengungkap gejala yang ditunjukkan pasien Covid-19.

Jurnal tersebut dipublikasikan pada Senin (5/10/2020).

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X