Kreasi Bisnis Maskapai Saat Pandemi Corona, Buka Restoran hingga Jual Kambing Aqiqah

Kompas.com - 06/10/2020, 09:05 WIB

KOMPAS.com - Pandemi virus corona berdampak pada semua sektor kehidupan, tidak terkecuali industri penerbangan.

Beragam cara pun dilakukan maskapai penerbangan agar tetap bisa bertahan di tengah pembatasan akibat virus corona.

Apalagi, sudah ada beberapa maskapai dunia yang bangkrut karena pandemi, seperti LATAM dari AS dan Aviaca dari Kolombia.

Berikut kreasi dari sejumlah maskapai di dunia saat pandemi virus corona:

Jual kambing aqiqah

Maskapai AirAsia melakukan ekspansi bisnis dengan menjual kambing untuk aqiqah secara online di laman ikhlas.com.

"Sebagai bagian dari ekspansi bisnis digital grup AirAsia, lini bisnis airasia.com yang melayani praltform gaya hidup Muslim hari ini meluncurkan layanan terbarunya, aqiqah," tulis AirAsia pada laman resminya.

Meski tersedia di Malaysia, layanan aqiqah dari AirAsia ini menawarkan paket aqiqah bisa dilakukan di luar negeri.

Ada sekitar 35 negara yang dipilih AirAsia menjadi lokasi pelaksanaan aqiqah, di antaranya adalah Indonesia, Thailand, Arab Saudi, Palestina, dan Vietnam.

Layanan-layanan yang tersedia adalah sebagai berikut:

  • Aqiqah Makkah: Aqiqah di Kota Suci Mekkah dengan harga 499 Ringgit Malaysia
  • Aqiqah Luar Negeri: Aqiqah di 35 negara secara global dengan 580 Ringgit Malaysia
  • Aqiqah Lokal: Aqiqah di Malaysia
  • Aqiqah Infaq: Aqiqah dilakukan di Malaysia dan dibagikan kepada mereka yang membutuhkan

Baca juga: Saat AirAsia Jualan Kambing Aqiqah...

Buka restoran

Thai Airways telah membuka restoran di Bangkok, Thailand, yang hanya menyajikan menu makanan dalam penerbangan maskapai.

Dikutip Insider, 13 September 2020, maskapai tersebut telah mengubah kantin di kantor pusatnya menjadi restoran bertema pesawat.

"Suku cadang dari mesin, jendela, dan baling-baling digunakan sebagai furnitur," kata Direktur Pelaksana Thai Airways Catering, Varangkana Luerojvong.

Sama halnya di atas pesawat, pelanggan akan dilayani para pramugari dengan seragam lengkap.

Selain itu, ada juga pilihan untuk tempat duduk kelas ekonimi dan bisnis.

Untuk sarapan roti, disajikan mulai pukul 07.00 pagi, sementara menu internasional utama maskapai ini dimulai pada pukul 09.00 pagi.

Harga makanan pun hanya dipatok antara 3 dollar AS sampai 5 dollar AS.

Baca juga: Maskapai di Thailand Buka Restoran Bertema Pesawat untuk Obati Rindu Suasana Penerbangan

Program terbang tanpa tujuan

Ada juga beberapa maskapai yang membuka penerbangan tanpa tujuan. Artinya, pesawat akan terbang dan mendarat di bandara yang sama.

Misalnya, maskapai penerbangan asal Australia, Qantas, yang membuka paket wisata dalam pesawat bertajuk Great Southern Land.

Nantinya, para penumpang akan diajak terbang menggunakan pesawat yang biasa digunakan dalam penerbangan jarak jauh untuk melihat secara jelas berbagai landmark Australia.

Mereka akan menikmati penerbangan tanpa tujuan itu selama tujuh jam dan melintasi tempat-tempat unik di Australia, seperti Queensland, Northern Territory, dan New South Wales.

Selain Qantas, maskapai Singapore Airlines, EVA Air, All Nippon Airways (ANA), Royal Brunei juga membuka penerbangan serupa.

Baca juga: Terbang Tanpa Tujuan, Tren Wisata Baru di Tengah Pandemi Corona...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.