Kuartal III Telah Berakhir, Apakah Indonesia Masuk Jurang Resesi?

Kompas.com - 05/10/2020, 10:04 WIB
Menurut survei pemerintah, lebih dari dua juta pekerja dirumahkan dan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) karena pandemi. Sebanyak 40% usaha mandiri terhenti, dan 52% mengalami penurunan kegiatan produksi. AntarafotoMenurut survei pemerintah, lebih dari dua juta pekerja dirumahkan dan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) karena pandemi. Sebanyak 40% usaha mandiri terhenti, dan 52% mengalami penurunan kegiatan produksi.

KOMPAS.com - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2020 ini diproyeksikan mengalami kontraksi.

Hal tersebut semakin memperkuat kemungkinan Indonesia masuk ke jurang resesi, setelah terjadinya kontraksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal sebelumnya.

Resesi merupakan penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan, berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Resesi Ekonomi, Dampak, dan Penyebabnya...

Diberitakan Kompas.com, Kamis (1/10/2020) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan, pemerintah memproyeksi pertumbuhan ekonomi bakal mengalami kontraksi 2,9 persen hingga minus 1 persen pada kuartal III.

Febrio mengatakan, pemerintah telah mengantisipasi kinerja kuartal III yang bakal kembali mengalami kontraksi, setelah pada kuartal II lalu, pertumbuhan ekonomi minus 5,32 persen.

Kemungkinan Indonesia masuk ke fase resesi juga diamini oleh pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia, Didik J. Rachbini. 

"Most likely (kemungkinan besar), kita itu masuk resesi seperti negara-negara lain," kata Didik saat dihubungi Kompas.com, Minggu (4/10/2020). 

Baca juga: Mengenal Apa Itu Resesi Ekonomi dan Bedanya dengan Depresi Ekonomi

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X