[HOAKS] Sayembara Rp 100 Juta untuk Penangkap Buronan Cai Changpan

Kompas.com - 04/10/2020, 08:14 WIB
Ilustrasi hoaks, hoax ShutterstockIlustrasi hoaks, hoax
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Beredar narasi di media sosial soal sayembara bernilai imbalan Rp 100 juta bagi siapa pun yang berhasil menangkap buronan narapidana, Cai Changpan.

Cai Changpan kabur dari Lapas Kelas I Tangerang pada 14 September 2020.

Polda Metro Jaya menegaskan sayembara dengan imbalan Rp 100 juta tersebut tidak benar. 

Narasi yang Beredar

Akun Facebook Leman Lasvegaz pada Jumat (2/10/2020) mengunggah foto sayembara penangkapan buronan terpidana mati, Cai Changpan alias Antoni. Bagi siapapun yang berhasil menangkap Cai Changpan, berhak mendapat hadiah Rp 100 juta.

Akun tersebut menulis di statusnya dengan pembuka sebagai berikut:

"Duit Ganal Nah.!!! Di cari napi kabur asal Cina atas nama Cai changpan als Antoni berhadiah 100 juta"

Di dalam statusnya dia mengunggah foto poster yang isinya sebagai berikut:

"DICARI NAPI KABUR
Nama Cai Changpan alias Antoni, usia 53 tahun, kewarganegaraan Cina, kasus narkotika (hukuman mati)
Hub: 081253178671
Kasar Resnarkoba Polres Metro Tangerang Kota
Apabila mengetahui buronan tersebut dan memberikan informasi serta berhasil menangkap buronan tersebut akan diberikan hadiah sebesar Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah)."

Sayembara dengan imbalan Rp 100 juta bagi siapapun yang berhasil menangkap Cai Changpan.Facebook Sayembara dengan imbalan Rp 100 juta bagi siapapun yang berhasil menangkap Cai Changpan.

Bantahan Kepolisian

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membantah informasi tersebut.

Menurutnya, sayembara dengan imbalan untuk memberikan informasi dan menemukan Cai Changpan tidak benar.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Studi, Gorengan Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Studi, Gorengan Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Tren
Viral Video 'Jakarta Rasa Seoul' di Medsos, Ini Cerita Pembuatnya...

Viral Video "Jakarta Rasa Seoul" di Medsos, Ini Cerita Pembuatnya...

Tren
Sudah Disiplin 3M Tetap Terpapar Covid-19, Lantas Bagaimana?

Sudah Disiplin 3M Tetap Terpapar Covid-19, Lantas Bagaimana?

Tren
Laporan PBB: Dunia Kehilangan 255 Juta Lapangan Pekerjaan pada 2020

Laporan PBB: Dunia Kehilangan 255 Juta Lapangan Pekerjaan pada 2020

Tren
Masih Pandemi, Sampai Kapan Pembelajaran Jarak Jauh Dilakukan? Ini Penjelasan Kemendikbud...

Masih Pandemi, Sampai Kapan Pembelajaran Jarak Jauh Dilakukan? Ini Penjelasan Kemendikbud...

Tren
Update Covid-19 di Dunia 26 Januari: Tembus 100 Juta Kasus | Vaksin Moderna Diklaim Efektif pada Varian Baru Virus Corona

Update Covid-19 di Dunia 26 Januari: Tembus 100 Juta Kasus | Vaksin Moderna Diklaim Efektif pada Varian Baru Virus Corona

Tren
[HOAKS] Vaksin Berisi Robot Nano yang Digabung dengan Chip RFID

[HOAKS] Vaksin Berisi Robot Nano yang Digabung dengan Chip RFID

Tren
Jadwal CPNS 2021: Waktu Pendaftaran hingga Usulan dan Jenis Formasi

Jadwal CPNS 2021: Waktu Pendaftaran hingga Usulan dan Jenis Formasi

Tren
PPKM Jilid 2 Dimulai Hari Ini, Epidemiolog Sarankan Perkuat Testing dan Pelacakan

PPKM Jilid 2 Dimulai Hari Ini, Epidemiolog Sarankan Perkuat Testing dan Pelacakan

Tren
Simak, Ini Aturan dan Syarat Perjalanan PPKM Jilid 2 di Jawa-Bali

Simak, Ini Aturan dan Syarat Perjalanan PPKM Jilid 2 di Jawa-Bali

Tren
PPKM Jilid 2 Dimulai Hari Ini, Simak Begini Aturan Pembatasannya

PPKM Jilid 2 Dimulai Hari Ini, Simak Begini Aturan Pembatasannya

Tren
[POPULER TREN] WNA dari 30 Negara Dilarang Masuk AS | Viral Benda Bergerak di Kolam Bundaran HI

[POPULER TREN] WNA dari 30 Negara Dilarang Masuk AS | Viral Benda Bergerak di Kolam Bundaran HI

Tren
UPDATE: Ini Daftar 92 Daerah Berstatus Zona Merah Covid-19

UPDATE: Ini Daftar 92 Daerah Berstatus Zona Merah Covid-19

Tren
Ramai Video 'Ular Siluman' di Tiktok, Bagaimana Cara Membuatnya?

Ramai Video "Ular Siluman" di Tiktok, Bagaimana Cara Membuatnya?

Tren
Sepakati Pembelian 40 Juta Dosis Vaksin Pfizer, Berapa Kebutuhan Vaksin Covax?

Sepakati Pembelian 40 Juta Dosis Vaksin Pfizer, Berapa Kebutuhan Vaksin Covax?

Tren
komentar
Close Ads X