Positif Corona, Presiden Donald Trump Diberi Obat REGN-COV2, Apa Itu?

Kompas.com - 03/10/2020, 16:20 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengacungkan jempol ketika berjalan menuju ke Marine One untuk berangkat ke Rumah Sakit Militer Walter Reed setelah mengumumkan dia positif Covid-19 pada 2 Oktober 2020. Trump menyatakan dia akan menghabiskan beberapa hari ke depan untuk menjalani perawatan sembari tetap bekerja. AFP PHOTO/SAUL LOEBPresiden Amerika Serikat Donald Trump mengacungkan jempol ketika berjalan menuju ke Marine One untuk berangkat ke Rumah Sakit Militer Walter Reed setelah mengumumkan dia positif Covid-19 pada 2 Oktober 2020. Trump menyatakan dia akan menghabiskan beberapa hari ke depan untuk menjalani perawatan sembari tetap bekerja.

KOMPAS.com - Usai dikonfirmasi positif terinfeksi Covid-19, Donald Trump telah mulai menerima sejumlah perawatan dan pengobatan.

Upaya-upaya tersebut segera dilakukan untuk mencegah potensi memburuknya kondisi Presiden Amerika Serikat tersebut.

Berbagai pengobatan dan perawatan, termasuk yang belum dapat dipastikan mampu menyembuhkan Covid-19 pun diberikan kepada Trump.

Lantas, apa saja perawatan dan pengobatan yang telah ia terima sejauh ini?

Baca juga: Donald Trump Positif Covid-19, Ini Respons Para Pemimpin Dunia

Obat REGN-COV2

Trump diberikan sebuah obat antibodi eksperimental yang disebut-sebut menunjukkan hasil menjanjikan pada studi awalnya, yaitu REGN-COV2.

Namun demikian, obat ini belum melalui tinjauan sejawat atau peer-reviewed.

Melansir The Guardian, Jumat (2/10/2020), pengobatan ini dikembangkan oleh Regeneron Pharmacuticals, yang sebelumnya mengembangkan obat antibodi sejenis terhadap virus Ebola.

Meskipun obat-obat itu belum terbukti secara pasti dapat melawan virus corona, para peneliti sedang mempelajarinya sebagai kemungkinan pengobatan.

Trump diberikan obat ini di Gedung Putih pada Jumat (2/10/2020), sebelum dibawa ke Walter Reed National Military Medical Centre.

Sebelumnya, obat sejenis juga digunakan di sekitar tiga rumah sakit minggu lalu sebagai bagian dari uji coba pemulihan nasional Oxford University.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X