Hari Kopi Sedunia, Ini Sejarah dan Jenis Kopi Indonesia yang Mendunia

Kompas.com - 01/10/2020, 20:36 WIB
Tiga varian biji kopi unggulan Indonesia. Maxx CoffeeTiga varian biji kopi unggulan Indonesia.

KOMPAS.com - Hari ini, 1 Oktober, diperingati sebagai Hari Kopi Sedunia.

Hari Kopi Sedunia ini pertama kali diperingati pada 1 Oktober 2015 oleh Organisasi Kopi Internasional di Milan, Italia.

Saat ini, minuman kopi menjadi salah satu minuman favorit bagi orang-orang, karena aroma dan rasanya yang nikmat.

Baca juga: 11 Manfaat yang Bisa Didapat dari Secangkir Kopi Hitam

Lantas, bagaimana sejarah Hari Kopi Sedunia ini dicetuskan?

Dilansir dari National Today, menurut catatan sejarah, kopi pertama diduga berasal dari Ethiopia, Afrika Timur sekitar tahun 700-an.

Saat itu, seorang penggembala kambing bernama Kaldi, merasakan sikap aneh pada kawanan ternaknya, lantaran bertingkah hampir seperti sedang menari.

Diduga mereka memakan buah kopi dan menyimpulkan bahwa itulah penyebab perilaku aneh ternak-ternak tersebut.

Kaldi memutuskan untuk berbagi temuannya dengan seorang biksu yang membutuhkan sesuatu yang dapat membantunya untuk tetap terjaga sepanjang malam saat dia berdoa.

Baca juga: Muncul Rasa Mulas Ketika Minum Kopi, Apa Penyebabnya?

Aroma kopi

biji kopi robusta wine process dari kopi kampoeng genting yang di-roast hingga tingkat lightSYIFA NURI KHAIRUNNISA biji kopi robusta wine process dari kopi kampoeng genting yang di-roast hingga tingkat light

Tetapi cerita lain menyatakan bahwa biksu tersebut menolak dan melemparkan kacang tersebut ke dalam api dan menimbulkan aroma yang nikmat.

Namun melansir NCA USA, kisah itu tidak muncul secara tertulis. Jadi sulit untuk mengetahui kebenaran kisah itu.

Meski demikian, orang-orang percaya bahwa kebenaran dari cerita itu adalah penanaman kopi dimulai di Ethiopia.

Mendadak, kopi menyebar dari utara ke Yaman pada abad XV di mana biji kopi tiba dengan nama "Mocha".

Selanjutnya, Mocha menjadi kesukaan oleh sebagian besar orang, terutama di Mesir, Persia, dan Turki sebagai "wine of Araby" dan kedai kopi mulai dibuka dengan nama "Schools of the Wise".

Arab pun menjadi wilayah yang populer dengan kopinya, kemudian biji ini mulai dibudidayakan di pertanian kopi skala besar di India Selatan.

Baca juga: Amankah Minum Kopi di Saat Puasa? Ini Penjelasannya

Pada 1560, kopi menyebar ke seluruh Eropa dan dengan cepat menjadi populer.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X