Viral, Cerita Pria di Jawa Timur yang Depan Rumahnya Selalu Dipenuhi Parkir Mobil yang Tak Dikenal

Kompas.com - 01/10/2020, 14:10 WIB
Lajur paling kiri yang diperuntukkan bagi pengendara sepeda motor dijadikan tempat parkir mobil di Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (24/1/2018). Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comLajur paling kiri yang diperuntukkan bagi pengendara sepeda motor dijadikan tempat parkir mobil di Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (24/1/2018).

KOMPAS.com - Sebuah unggahan yang menggambarkan keluhan seorang pria yang mengaku di depan rumahnya selalu dipenuhi mobil yang terparkir setiap harinya viral di media sosial.

Pria pemilik akun Facebook Egi Sugiharto itu mengunggah ceritanya di grup Facebook Parkir Egois & Ngawur pada Rabu (30/9/2020).

Puncaknya, pada suatu malam, Egi pernah didatangi salah satu pemilik mobil yang memarkirkan mobilnya di depan rumah Egi hanya karena kaca spionnya terlipat.

Dalam unggahannya, diceritakan bahwa pemilik mobil itu tak terima dan memarahi Egi karena kaca spion mobilnya terlipat tanpa sepengetahuan dirinya.

Hingga Kamis (1/1/2020), unggahan tersebut telah disukai lebih dari 1.800 kali, dikomentari lebih dari 800 kali, dan dibagikan lebih dari 1.000 kali.

Baca juga: Viral, Video Juru Parkir di Medan Tendang dan Peras Pengendara Motor

Tangkapan layar unggahan yang menggambarkan keluhan seorang pria yang mengaku di depan rumahnya selalu dipenuhi mobil yang terparkir setiap harinya.facebook Tangkapan layar unggahan yang menggambarkan keluhan seorang pria yang mengaku di depan rumahnya selalu dipenuhi mobil yang terparkir setiap harinya.

Baca juga: Viral Foto Mobil Dinas Terparkir di Jalur Sepeda

Lantas, bagaimana cerita selengkapnya?

Konfirmasi Kompas.com

Guna mencari tahu bagaimana cerita selengkapnya, Kompas.com menghubungi pemilik akun Facebook Egi Sugiharto.

Saat dikonfirmasi, Egi membenarkan cerita tersebut. Hampir setiap hari di depan rumahnya selalu dipenuhi mobil yang terparkir dan tidak ia kenali siapa pemiliknya.

Kejadian tersebut, imbuhnya sudah berlangsung setidaknya hampir tiga tahun semenjak ia menempati rumahnya itu.

Baca juga: Detik-detik Mobil di Bandung Seruduk Pedagang Siomay yang Tengah Berjualan

"Iya (mobil tidak dikenal). Karena di sebelah rumah saya ada kos-kosan. Sebenarnya pihak kos-kosannya sudah memberikan aturan dilarang membawa mobil. Tapi tetap nekat," kata Egi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (1/10/2020).

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X