Belum Terima Bantuan Subsidi Gaji? Cek 7 Kendala Rekening Penerima

Kompas.com - 30/09/2020, 12:03 WIB
Pekerja perempuan memproduksi alat pelindung diri sebuah perusahaan garmen saat kunjungan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Jakarta, Rabu (1/7/2020). Kunjungan Menaker tersebut guna memastikan pekerja perempuan pada sektor industri tidak mendapatkan perlakuan diskriminatif serta untuk mengecek fasilitas laktasi dan perlindungan kesehatan bagi pekerja terutama saat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATPekerja perempuan memproduksi alat pelindung diri sebuah perusahaan garmen saat kunjungan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Jakarta, Rabu (1/7/2020). Kunjungan Menaker tersebut guna memastikan pekerja perempuan pada sektor industri tidak mendapatkan perlakuan diskriminatif serta untuk mengecek fasilitas laktasi dan perlindungan kesehatan bagi pekerja terutama saat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.

KOMPAS.com - Penyaluran Bantuan Subsidi Upah/Gaji ( BSU) saat ini telah sampai pada tahap 4.

Bantuan dari pemerintah Rp 600.000 per bulan ini diberikan kepada karyawan bergaji di bawah Rp 5 juta.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sejak bulan Agustus lalu dan direncanakan selesai pada bulan Desember 2020.

Meskipun begitu, masih banyak masyarakat yang mengaku memenuhi kriteria melaporkan belum mendapatkan BSU.

Baca juga: Belum Dapat Bantuan Subsidi Gaji? Simak 3 Kemungkinan Berikut Ini

 

Penerima BSU harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

  • WNI yang memiliki NIK
  • Pekerja Penerima Upah yang terdaftar aktif di BPJAMSOSTEK pada bulan Juni 2020
  • Gaji/Upah yang dilaporkan perusahaan dan tercatat pada BPJAMSOSTEK di bawah 5 juta
  • memiliki rekening bank.

Pekerja yang menerima BSU akan mendapatkan bantuan total Rp 2,4 juta yang diberikan dalam dua tahap, sehingga penerima mendapat adalah Rp 1,2 juta selama dua kali.

Kendala penyaluran

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, dalam Siaran Pers Biro Humas Kemnaker menjelaskan beberapa kendala yang ditemui dalam penyaluran BSU.

"Penyaluran bantuan subsidi gaji/upah bagi para pekerja ini berjalan dengan baik. Namun begitu, masih ada sejumlah catatan kendala dalam penyaluran subsidi gaji/upah," katanya Selasa (29/9/2020).

Ida mengatakan beberapa catatan atau kendala itu antara lain:

  1. Adanya duplikasi rekening
  2. Rekening sudah tutup
  3. Rekening pasif
  4. Rekening tidak valid
  5. Rekening dibekukan
  6. Adanya rekening yang tidak sesuai dengan NIK
  7. Rekening tidak terdaftar.

Baca juga: Kemenaker Sediakan Layanan Fasilitas Aduan Program Bantuan Subsidi Gaji

Memastikan nomor rekening pekerja

Agar pekerja yang memenuhi kriteria bisa segera mendapatkan bantuan subsidi upah, Ida menyarankan segera berkonsultasi dengan pihak perusahaan. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selain Gedung Kejagung, Ini Sederet Kebakaran yang Disebabkan Puntung Rokok

Selain Gedung Kejagung, Ini Sederet Kebakaran yang Disebabkan Puntung Rokok

Tren
Ada Fitur Mute Selamanya di WhatsApp, Mengapa Tidak Left Group Saja?

Ada Fitur Mute Selamanya di WhatsApp, Mengapa Tidak Left Group Saja?

Tren
Mengenal Bunga Telang, dari Cara Menanam hingga Manfaat bagi Kesehatan

Mengenal Bunga Telang, dari Cara Menanam hingga Manfaat bagi Kesehatan

Tren
Sempat Dihentikan, AstraZeneca dan Johnson & Johnson Lanjutkan Uji Coba Vaksin Covid-19 di AS

Sempat Dihentikan, AstraZeneca dan Johnson & Johnson Lanjutkan Uji Coba Vaksin Covid-19 di AS

Tren
Kemenpan RB: Formasi CPNS 2021 Kemungkinan Lebih Banyak daripada 2019

Kemenpan RB: Formasi CPNS 2021 Kemungkinan Lebih Banyak daripada 2019

Tren
6 Pemanis Pengganti Gula bagi Penderita Diabetes

6 Pemanis Pengganti Gula bagi Penderita Diabetes

Tren
7 Minuman yang Dapat Meningkatkan Kesehatan Otak, Apa Saja?

7 Minuman yang Dapat Meningkatkan Kesehatan Otak, Apa Saja?

Tren
Perusahaan Jepang Diminta Perpanjang Libur Tahun Baru, Ini Alasannya

Perusahaan Jepang Diminta Perpanjang Libur Tahun Baru, Ini Alasannya

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: PBB Didirikan, Bagaimana Awal Mulanya?

Hari Ini dalam Sejarah: PBB Didirikan, Bagaimana Awal Mulanya?

Tren
Update Corona di Dunia: 41 Juta Infeksi | WHO Sebut Beberapa Negara di Jalur Bahaya

Update Corona di Dunia: 41 Juta Infeksi | WHO Sebut Beberapa Negara di Jalur Bahaya

Tren
Rencana Vaksinasi November, Epidemiolog: Belum Ada Vaksin Corona yang Penuhi Aspek Keamanan

Rencana Vaksinasi November, Epidemiolog: Belum Ada Vaksin Corona yang Penuhi Aspek Keamanan

Tren
Target Penerima BLT UMKM 12 Juta, Simak Syarat dan Cara Daftarnya...

Target Penerima BLT UMKM 12 Juta, Simak Syarat dan Cara Daftarnya...

Tren
[POPULER TREN] Ratu Elizabeth Buka Lowongan ART Magang Gaji Rp 367 Juta | Seleksi CPNS 2021 Segera Diumumkan

[POPULER TREN] Ratu Elizabeth Buka Lowongan ART Magang Gaji Rp 367 Juta | Seleksi CPNS 2021 Segera Diumumkan

Tren
Pandemi Covid-19, KFC Tambah 5.400 Pekerja di Inggris dan Irlandia

Pandemi Covid-19, KFC Tambah 5.400 Pekerja di Inggris dan Irlandia

Tren
Jadi Staf Ahli Menkes Terawan, Ini Sepak Terjang Achmad Yurianto

Jadi Staf Ahli Menkes Terawan, Ini Sepak Terjang Achmad Yurianto

Tren
komentar
Close Ads X