[HOAKS] Kartu ATM BRI Berlogo GPN Akan Diblokir Otomatis

Kompas.com - 29/09/2020, 07:00 WIB
Ilustrasi hoaks, hoax ShutterstockIlustrasi hoaks, hoax
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

 

KOMPAS.com - Beredar informasi di media sosial bahwa kartu ATM Bank BRI berlogo GPN berwarna biru segera diblokir secara otomatis oleh sistem.

Karena itu, nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) diminta mengganti kartu ATM berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) berwarna biru ke kartu ATM berlogo Master Card.

Bank BRI menegaskan, informasi penutupan secara otomatis itu tidak benar.

Narasi yang Beredar

Akun Facebook Deni Ferdiansyah menulis yang ditujukan kepada nasabah Bank BRI untuk mengganti kartu ATM GPN berwarna biru menjadi kartu ATM berlogo Master Card. Alasannya, kartu ATM GPN berwarna biru akan diblokir.

Berikut isi lengkap status tersebut:

"Untuk Nasabah Bank BRI, Bagi yang memiliki Kartu ATM yang berwarna Biru GPN, Segera Diganti dengan Kartu ATM yang berlogo Master Card.
Karna Akan Segera Diblokir."

Tangkapan layar hoaks info penukaran kartu ATM BRI.Facebook Tangkapan layar hoaks info penukaran kartu ATM BRI.

Status yang diunggahnya pada Minggu (27/9/2020) itu disertai tangkapan layar gambar kartu ATM BRI dan logo Bank BRI.

Tangkapan layar berisi pengumuman bahwa kartu ATM GPN berwarna biru akan segera diblokir otomatis oleh sistem.

Bantahan Bank BRI 

Corporate Secretary Bank Rakyat Indonesia (BRI) Aestika Oryza Gunarto menegaskan, informasi di media sosial mengenai kartu ATM GPN akan terblokir otomatis oleh sistem tidak benar.

"Di BRI tidak ada mekanisme penutupan otomatis seperti yang disampaikan di gambar," katanya kepada Kompas.com, Senin (28/9/2020).

Sebelumnya, pengumuman serupa di media sosial pernah terjadi pada 2018. Berdasarkan artikel Kompas.com, saat itu beredar informasi soal pemblokiran kartu ATM non-chip BRI secara otomatis pada akhir Oktober 2018.

Informasi menyebutkan, nasabah BRI diminta mengganti kartu debit atau kartu ATM dengan chip sebelum 30 Oktober 2018.

Bank BRI menegaskan informasi mengenai pemblokiran kartu ATM non-chip tidak benar. Meski demikian, nasabah tetap diimbau mengganti kartu ATM, utamanya bagi nasabah Simpedes.

Mekanisme chip sudah mulai diterapkan pada kartu-kartu ATM sejumlah bank sejak 2017. Kemudian akan diberlakukan bertahap hingga menyeluruh per awal tahun 2022.

"Bank Indonesia menetapkan National Standard Indonesian Chip Card Specification (NSICCS) sebagai Standar Nasional Teknologi Chip kartu ATM dan/atau kartu Debit yang akan digunakan oleh seluruh penyelenggara kartu ATM dan atau kartu Debit di Indonesia," kata Bank Indonesia, dikutip Kompas.com.

Nasabah yang ingin mengganti kartu ATM-nya dari sistem lama magnetic strip ke mekanisme chip yang lebih baru dapat mengunjungi layanan bank di kantor cabang terdekat.

Nasabah hanya perlu membawa kartu ATM lama dan KTP kemudian diserahkan kepada Costumer Service yang bertugas di saat jam operasional bank.

Petugas akan membuatkan kartu ATM dengan sistem chip. Layanan ini akan terus dibuka hingga 31 Desember 2021, hingga kartu ATM dengan sistem lama tidak lagi dapat digunakan untuk bertransaksi.

Kesimpulan

Dari penelusuran tim Cek Fakta Kompas.com, informasi di media sosial soal kartu ATM BRI berlogo GPN berwarna biru segera diblokir secara otomatis oleh sistem tidak benar.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Balik Viralnya Jargon Dangdut, 'Tarik Sis, Semongko', Seperti Apa Ceritanya?

Di Balik Viralnya Jargon Dangdut, "Tarik Sis, Semongko", Seperti Apa Ceritanya?

Tren
Mengenang 11 Tahun Kepergian Meggy Z, seperti Apa Perjalanan Hidupnya?

Mengenang 11 Tahun Kepergian Meggy Z, seperti Apa Perjalanan Hidupnya?

Tren
Update Corona di Dunia 21 Oktober: 41 Juta Infeksi | Inggris Akan Menginfeksi Relawan dengan Virus Corona

Update Corona di Dunia 21 Oktober: 41 Juta Infeksi | Inggris Akan Menginfeksi Relawan dengan Virus Corona

Tren
Cara Mendapatkan BLT UMKM Rp 2,4 Juta hingga Cara Mengeceknya

Cara Mendapatkan BLT UMKM Rp 2,4 Juta hingga Cara Mengeceknya

Tren
Libur Panjang Akhir Oktober, Ini Saran Epidemiolog untuk Cegah Lonjakan Corona

Libur Panjang Akhir Oktober, Ini Saran Epidemiolog untuk Cegah Lonjakan Corona

Tren
[KLARIFIKASI] Video Susi Pudjiastuti Diklaim Pimpin Demo Tolak UU Cipta Kerja

[KLARIFIKASI] Video Susi Pudjiastuti Diklaim Pimpin Demo Tolak UU Cipta Kerja

Tren
Libur Panjang Akhir Oktober 2020, Epidemiolog: Ujian Berikutnya untuk Indonesia

Libur Panjang Akhir Oktober 2020, Epidemiolog: Ujian Berikutnya untuk Indonesia

Tren
5 Hal yang Perlu Diketahui soal Banpres Produktif atau BLT UMKM

5 Hal yang Perlu Diketahui soal Banpres Produktif atau BLT UMKM

Tren
4 Hal yang Perlu Diperhatikan Terkait BLT UMKM

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Terkait BLT UMKM

Tren
[POPULER TREN] Cara Cek Penerima BLT UMKM via eform.bri.co.id | Deretan Temua Baru Terkait Virus Corona

[POPULER TREN] Cara Cek Penerima BLT UMKM via eform.bri.co.id | Deretan Temua Baru Terkait Virus Corona

Tren
Singapura Hentikan Pendaftaran Pasien Uji Coba Obat Antibodi Covid-19

Singapura Hentikan Pendaftaran Pasien Uji Coba Obat Antibodi Covid-19

Tren
Hujan Meteor Orionids Bisa Disaksikan Malam Ini, Apa Istimewanya?

Hujan Meteor Orionids Bisa Disaksikan Malam Ini, Apa Istimewanya?

Tren
Pandemi Covid-19, Kekayaan Jack Ma Bertambah 1,5 Triliun Dollar AS

Pandemi Covid-19, Kekayaan Jack Ma Bertambah 1,5 Triliun Dollar AS

Tren
Selain Jokowi, Ini 6 Nama Tokoh Indonesia yang Jadi Nama Jalan di Luar Negeri

Selain Jokowi, Ini 6 Nama Tokoh Indonesia yang Jadi Nama Jalan di Luar Negeri

Tren
[KLARIFIKASI] Foto Sungai Penuh Sampah Diklaim di Jakarta, Faktanya di Filipina

[KLARIFIKASI] Foto Sungai Penuh Sampah Diklaim di Jakarta, Faktanya di Filipina

Tren
komentar
Close Ads X